Portalone.net – Sejumlah murid masih ditemukan dalam kondisi “terlantar” dalam arti tidak memperoleh perlakuan khusus maupun dukungan yang memadai dari pihak sekolah. Situasi ini dinilai perlu mendapatkan perhatian lebih serius dari pemerintah, mengingat sekolah seharusnya menjadi ruang yang aman dan setara bagi seluruh peserta didik.
Di berbagai sekolah, praktik pengelompokan tidak resmi antara komunitas minoritas dan mayoritas masih kerap terjadi. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi pengalaman belajar murid, terutama mereka yang berasal dari kelompok minoritas atau memiliki keterbatasan tertentu. Pengamat pendidikan menilai, perbedaan latar belakang sosial dapat memunculkan perlakuan yang tidak seimbang jika tidak dikelola secara bijaksana.
Selain itu, faktor ekonomi masih menjadi hambatan bagi sebagian murid untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Dalam beberapa kasus, murid dari keluarga kurang mampu justru memiliki kemampuan akademik atau nonakademik di atas rata-rata. Namun, keterbatasan biaya membuat kesempatan mereka untuk mengejar pendidikan lanjutan menjadi terbatas.













