Pengemudi Pajero Penabrak Pagar Mapolda Jambi Diobservasi di RSJ, Polisi Segera Tetapkan Tersangka

Pengemudi Pajero Penabrak Pagar Mapolda Jambi Jalani Observasi Kejiwaan di RSJ.

Portalone.net – Polda Jambi menyampaikan perkembangan penyidikan kasus kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pengemudi mobil Mitsubishi Pajero yang menabrak pagar Mapolda Jambi. Penyidik memastikan proses hukum tetap berjalan dan penetapan tersangka akan dilakukan dalam waktu dekat.

Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Erlan Munaji menjelaskan, pemeriksaan terhadap pengemudi sebagai calon tersangka untuk sementara belum dapat dilakukan karena yang bersangkutan sedang menjalani observasi medis kejiwaan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Jambi.

Menurut Erlan, observasi itu merupakan tindak lanjut rekomendasi Tim Asesmen Terpadu (TAT) yang terdiri dari unsur BNNP, Kejaksaan, Polri, serta dokter ahli. Hasil asesmen merekomendasikan pengemudi menjalani observasi kejiwaan untuk memastikan kondisi psikologisnya.

“Berdasarkan hasil asesmen Tim Asesmen Terpadu, yang bersangkutan direkomendasikan menjalani observasi kejiwaan. Saat ini observasi dilakukan di RSJ Jambi selama kurang lebih 14 hari, tergantung perkembangan kondisi yang bersangkutan,” ujar Erlan.

Ia menyebutkan, observasi tersebut baru berjalan tiga hari. Penyidik masih menunggu laporan resmi dari tim dokter RSJ Jambi yang rencananya disampaikan setelah masa observasi selesai.

Meski pemeriksaan terhadap pengemudi belum dilakukan, penyidikan tetap berjalan. Direktorat Lalu Lintas melalui Subdit Gakkum menerapkan metode penyidikan ilmiah (scientific investigation) untuk mengungkap kronologi kejadian.

ADVERTISEMENT

Penyidik menggunakan perangkat Traffic Accident Analysis (TAA) yang dapat merekonstruksi kecelakaan secara digital. Melalui teknologi itu, rangkaian peristiwa dari awal hingga akhir kecelakaan dapat digambarkan secara jelas dalam bentuk animasi.

“Dengan metode Traffic Accident Analysis, kami bisa melihat secara ilmiah bagaimana peristiwa kecelakaan itu terjadi dari awal sampai akhir. Ini menjadi bagian penting dalam pembuktian,” kata Erlan.

Selain aspek pidana, kepolisian juga mendorong penyelesaian dari sisi kemanusiaan. Polisi memfasilitasi mediasi antara korban dan keluarga pengemudi untuk membahas proses ganti rugi.

Penyidik menegaskan seluruh proses penanganan perkara dilakukan secara profesional, transparan, dan mengedepankan prinsip kehati-hatian sambil menunggu hasil observasi medis sebagai bagian penting dalam kelanjutan proses hukum.

Catatan Penting: Tulisan ini dilindungi oleh hak cipta. Dilarang keras mengambil, menyalin, atau menyebarluaskan isi tulisan tanpa persetujuan tertulis dari media atau penulis.

Pos terkait