“Sesuai dengan sabda Rasulullah, jika seseorang tidak dapat meninggalkan perkataan dusta dan perbuatan buruk, maka Allah tidak butuh ia sekadar meninggalkan makan dan minum,” jelasnya.
Menutup tausiyahnya, Bupati Anwar Sadat mengajak masyarakat untuk menjadikan bulan Ramadhan sebagai momentum memperbaiki diri dan memperbanyak amal kebaikan, bukan sekadar menjalani rutinitas tahunan belaka.
“Jangan jadikan Ramadhan hanya sebagai rutinitas tahunan. Nabi Muhammad SAW mengajarkan bahwa jika Allah menghendaki kebaikan bagi seorang hamba, maka Allah akan memampukan hamba tersebut untuk beramal baik di bulan yang penuh berkah ini,” pesannya.
Dengan tausiyah ini, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami esensi puasa sebagai sarana membentuk kepribadian yang lebih baik serta meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. (one)













