Tiga Hari Pencarian, Shalsabila Ditemukan Meninggal 20 Km dari Jembatan Aurduri I

Tim SAR mengevakuasi jenazah perempuan yang terjun dari Jembatan Aurduri I Jambi (Foto: Istimewa/Basarnas Jambi)

Portalone.net – Seorang perempuan bernama Shalsabila Andriany (24) yang dilaporkan terjun dari Jembatan Aurduri I ke Sungai Batanghari, Kota Jambi, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Kepala Kantor SAR Jambi, Adah Sudarsa, mengatakan korban ditemukan setelah tim gabungan memperluas area pencarian. Korban ditemukan pada Minggu (18/1/2026) sekitar pukul 10.15 WIB di koordinat 1°32′1.77″S, 103°39′37.09″E.

Bacaan Lainnya

“Korban ditemukan kurang lebih 20 kilometer dari lokasi kejadian. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” kata Adah, Minggu.

Jenazah korban dievakuasi ke RSUD Raden Mattaher dan telah diserahkan kepada pihak keluarga. Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan pertolongan dinyatakan selesai.

“Dengan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai. Seluruh unsur terlibat melaksanakan briefing penutupan,” ujar Adah.

Adah menjelaskan, selama tiga hari pencarian, tim gabungan menerapkan dua metode, yakni penyisiran menggunakan perahu ke arah hilir Sungai Batanghari dan pemantauan udara menggunakan drone.

Baca Juga:  Masjid Al-Ihsaniyah: Jejak Sejarah Islam di Jambi, Masjid Batu Tertua yang Kokoh Sejak 1880

Sebelumnya, korban dilaporkan melompat dari Jembatan Aurduri I pada Jumat (16/1/2026) sekitar pukul 12.40 WIB. Menurut keterangan saksi di sekitar lokasi, korban terlihat berjalan seorang diri di area jembatan dan sempat berhenti di tengah jembatan sebelum diduga terjun ke sungai.

“Menurut keterangan saksi di sekitar lokasi, korban terlihat berjalan kaki di area Jembatan Aurduri I dan sempat berhenti di tengah jembatan sebelum diduga terjun ke sungai,” kata Adah, Jumat.

Adah menyebut tidak ada saksi mata yang melihat langsung peristiwa tersebut. Namun, petugas menemukan sepasang sandal yang diduga milik korban di sekitar lokasi.

“Warga setempat sempat melakukan upaya pencarian awal, namun korban belum berhasil ditemukan,” tambahnya.

Catatan Penting: Tulisan ini dilindungi oleh hak cipta. Dilarang keras mengambil, menyalin, atau menyebarluaskan isi tulisan tanpa persetujuan tertulis dari media atau penulis.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *