JAKARTA, Portalone.net – Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, meminta pihak kepolisian mengambil tindakan super tegas terhadap para pelaku pembegalan di jalan raya yang belakangan kembali marak. Sahroni bahkan mengusulkan agar polisi tidak segan untuk menerapkan tindakan tembak di tempat bagi para pelaku.
“Ini juga menjadi concern ya, karena hal ini bukan di wilayah tertentu, misalnya di Makassar. Saya sudah menyampaikan itu ditindak untuk ditembak di tempat,” ujar Sahroni di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
Pernyataan ini disampaikan Sahroni merespons langkah cepat Polda Metro Jaya yang baru saja membentuk tim khusus penanganan begal di wilayah Jabodetabek. Politikus NasDem itu mendukung penuh langkah kepolisian demi memberikan rasa aman bagi masyarakat.
Meski begitu, Sahroni berharap langkah preventif dan represif ini tidak hanya dilakukan di ibu kota dan sekitarnya, melainkan ditiru oleh Polda di seluruh wilayah Indonesia.
“Ini baik sekali karena untuk memberikan rasa aman dan nyaman warga di manapun berada. Maka saya menyampaikan itu, semua Polda harus menyikapi ini dengan tindak tegas, yaitu tembak di tempat,” tegasnya.
Tim Pemburu Begal Siaga 24 Jam
Sebagai informasi, Polda Metro Jaya resmi membentuk tim pemburu begal untuk memberantas aksi kejahatan jalanan yang kian meresahkan. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Iman Imanuddin, menyebut pembentukan tim ini didasari atas eskalasi kejahatan jalanan yang tidak hanya merugikan materi, tetapi juga mengancam nyawa korban.
Iman menjelaskan, personel dari tim khusus ini nantinya akan disebar di sejumlah titik rawan kriminalitas dan bersiaga penuh selama 24 jam.
“Tim kami, baik yang ada di jajaran polsek, polres, maupun Direktorat Reserse Kriminal Umum, akan disebar di seluruh wilayah hukum Polda Metro Jaya,” kata Iman dalam konferensi pers.
