Portalone.net – Marc Marquez (Ducati Lenovo Team) kembali menegaskan statusnya sebagai predator lintasan usai memenangi balapan dramatis pada gelaran MotoGP Ceko 2026 di Sirkuit Brno, Minggu (21/6/2026). Dalam balapan yang menuntut ketahanan mental dan fisik, Marquez berhasil mengungguli tekanan hebat dari sensasi muda asal Jepang, Ai Ogura, dan rekan setimnya, Francesco Bagnaia.
Start dari posisi keempat, The Baby Alien tampil taktis. Ia perlahan merangsek ke barisan depan sebelum akhirnya melancarkan manuver krusial menyalip Bagnaia di Tikungan 4 pada lap ke-16. Sejak momen tersebut, Marquez mengunci posisi pimpinan balapan hingga garis finis.
Namun, kemenangan di Brno bukanlah perkara mudah. Begitu merebut posisi terdepan, Marquez justru harus meladeni gempuran dari Ai Ogura (Trackhouse Racing) yang tampil impresif sepanjang akhir pekan.
“Di enam lap terakhir, saya sangat menderita. Motor terasa baik, tetapi secara fisik saya merasa benar-benar terkuras. Saya hanya berusaha mempertahankan kecepatan dan fokus agar tidak membuat kesalahan,” ujar Marquez usai balapan.
Bagi sang juara dunia delapan kali tersebut, enam lap pamungkas di Brno adalah momen tersulit yang ia lalui sepanjang musim 2026. “Saya melihat Ogura terus mendekat, namun jaraknya belum cukup untuk melakukan serangan. Ya, itu adalah enam lap terlama musim ini bagi saya,” tambah Marquez.
Kemenangan ini terasa lebih manis bagi Marquez karena ia kini resmi menyamai rekor kemenangan legenda MotoGP, Valentino Rossi, di Sirkuit Brno dengan total lima kemenangan di sirkuit tersebut.
Hasil positif ini juga memperbaiki posisi Marquez di tabel klasemen sementara. Kini, ia menempati peringkat keempat dengan perolehan 140 poin. Marquez memangkas selisih menjadi 40 poin dari pemuncak klasemen saat ini, Marco Bezzecchi (Aprilia Racing).
Bagi Ai Ogura, finis kedua menjadi bukti nyata konsistensi rider asal Jepang tersebut setelah sebelumnya mengamankan pole position dan finis di posisi kedua pada sesi Sprint Race, Sabtu (20/6).
Dengan sisa musim yang masih panjang, dominasi Marquez di Ceko menunjukkan bahwa sang bintang belum habis. Ketangguhan mentalnya di Brno menjadi sinyal bahaya bagi para rivalnya dalam perburuan gelar juara dunia MotoGP 2026.
