Portalone.net – Pemerintah Provinsi Jambi kembali menggelar Pekan Budaya Pariwisata Jambi Elok Nian 2026 dengan tema “Menjaga Warisan Budaya, Menjemput Sungai Penuh Juara”, di Taman Mini Melayu Jambi (Eks Arena MTQ) pada Jumat malam (17/07/2026). Acara yang menampilkan aneka kekayaan budaya, kuliner, produk unggulan, dan potensi pariwisata Kota Sungai Penuh menjadi cermin komitmen Pemerintah Provinsi Jambi dalam mempromosikan daerah dan mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis budaya.
Dalam sambutannya, Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H. menyampaikan apresiasi kepada pemerintah kabupaten dan kota atas dukungan terhadap penyelenggaraan Pekan Budaya Pariwisata Jambi Elok Nian sebagai wadah promosi potensi daerah.
Gubernur Al Haris menekankan pentingnya penyusunan kalender event pariwisata tahunan yang terintegrasi agar masyarakat dan wisatawan dapat mengetahui jadwal pelaksanaan berbagai agenda budaya di seluruh kabupaten dan kota sejak awal tahun. Kepastian jadwal, menurutnya, akan memudahkan promosi sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan ke Provinsi Jambi.
“Tahun depan kita harus sudah memiliki kalender event yang jelas sehingga promosi bisa dilakukan lebih awal. Dengan demikian masyarakat mengetahui kapan setiap daerah menampilkan potensi terbaiknya, dan wisatawan dapat merencanakan kunjungannya ke Jambi,” ujar Gubernur Al Haris.
Gubernur Al Haris juga menginisiasi undangan bagi Kementerian Kebudayaan dan Kementerian Pariwisata untuk hadir pada penyelenggaraan Jambi Elok Nian tahun mendatang sebagai upaya memperluas promosi budaya dan pariwisata Jambi di tingkat nasional.
Apresiasi khusus disampaikan kepada Pemerintah Kota Sungai Penuh atas keberhasilannya menampilkan kekayaan budaya, kuliner, dan potensi wisata daerah. Menurut Gubernur Al Haris, Kota Sungai Penuh memiliki peluang besar menjadi destinasi wisata budaya yang maju jika seluruh potensi tersebut terus dikembangkan secara profesional.
“Kota Sungai Penuh memiliki kekayaan budaya, kuliner, dan alam yang luar biasa. Potensi ini harus terus dikemas dengan baik agar menjadi daya tarik wisata yang mampu meningkatkan perekonomian masyarakat,” katanya.
Selain budaya dan pariwisata, Gubernur Al Haris menegaskan bahwa Provinsi Jambi memiliki iklim investasi yang kondusif sehingga menjadi daerah yang menarik bagi investor maupun wisatawan. Ia mengajak seluruh kepala daerah memperkuat sinergi dalam membangun Jambi agar semakin maju, kompetitif, dan berdaya saing.
Di kesempatan ini, Gubernur Al Haris juga mendorong kabupaten/kota untuk terus melengkapi pembangunan anjungan daerah di Taman Mini Melayu Jambi sebagai etalase budaya yang merepresentasikan kekayaan masing-masing daerah.
Dengan semangat kebersamaan, pelestarian budaya, dan kolaborasi seluruh daerah, Gubernur Al Haris optimistis Jambi akan semakin maju, menjadi tujuan investasi sekaligus destinasi wisata yang membanggakan.
Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, S.H., menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Jambi terhadap pengembangan sektor budaya dan pariwisata di Kota Sungai Penuh. Ia menegaskan bahwa Kota Sungai Penuh memiliki kekayaan adat istiadat, seni budaya, kuliner, hingga Batik Incung yang merupakan warisan budaya masyarakat Sakti Alam Kerinci. Berbagai potensi tersebut terus dilestarikan sebagai identitas daerah sekaligus menjadi kekuatan dalam mendukung pembangunan ekonomi kreatif dan industri pariwisata.
