Portalone.net – Arus mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, mulai menunjukkan peningkatan signifikan. Ribuan pemudik yang menggunakan sepeda motor dari Pulau Jawa terpantau memadati pelabuhan pada Rabu (18/3/2026) dini hari atau H-3 Lebaran.
Berdasarkan pantauan di lokasi, gelombang pemudik motor ini tiba menggunakan kapal dari Pelabuhan Ciwandan dan bersandar di Dermaga 6 Reguler Pelabuhan Bakauheni. Kepadatan mulai terlihat sejak pukul 00.15 hingga 01.20 WIB.
Meski sempat terjadi penumpukan saat kendaraan keluar dari jembatan kapal (ramp door), secara keseluruhan arus lalu lintas di area dermaga terpantau tetap lancar dan terkendali.
Didominasi Pemudik Jarak Jauh
Para pemudik motor yang tiba tampak membawa barang bawaan dalam jumlah banyak. Sebagian besar berkendara sendirian dengan tas besar di bagian tengah, sementara sebagian lainnya berboncengan dengan anak dan istri menggunakan tambahan bagasi di bagian belakang motor.
Tujuan para pemudik ini pun beragam. Selain menuju berbagai wilayah di Provinsi Lampung, tidak sedikit dari mereka yang akan melanjutkan perjalanan jarak jauh menuju Jambi hingga Riau.
PT ASDP Cabang Bakauheni sebelumnya telah memprediksi bahwa Rabu ini merupakan salah satu titik awal puncak arus mudik Lebaran.
Pengawalan Estafet oleh Kepolisian
Mengingat kondisi Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) yang minim penerangan di beberapa titik, Polda Lampung beserta jajaran Polres/Polresta memberikan pengamanan khusus. Para pemudik motor dikawal secara estafet untuk memastikan keamanan dari tindak kriminalitas maupun kecelakaan di jalur yang gelap.
Aji, salah satu pemudik asal Jakarta yang hendak menuju Kotabumi, Lampung Utara, mengaku perjalanan tahun ini relatif lebih lancar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Baca Juga:
“Dari Jakarta sampai Merak tadi masih lancar, tidak ada kemacetan. Sampai di Bakauheni juga Alhamdulillah prosesnya cepat,” ujar Aji saat beristirahat di area parkir Dermaga 6, Rabu.
Senada dengan Aji, Andi pemudik asal Purwakarta, Jawa Barat, juga merasa perjalanannya aman tanpa kendala berarti. “Hanya menunggu sekitar setengah jam saat bongkar muat di Merak, setelah itu langsung naik kapal. Masih wajar,” katanya.
Data dari petugas di lapangan menunjukkan bahwa jumlah pemudik roda dua yang tiba di Dermaga 6 pada gelombang pertama mencapai 650 unit. Berselang satu setengah jam kemudian, sekitar 700 unit motor kembali tiba di Dermaga 3, 4, dan 6.
“Total ada sekitar 1.350 unit sepeda motor pemudik dari Pulau Jawa yang tiba di Pelabuhan Bakauheni dini hari tadi,” ungkap salah seorang petugas pelabuhan.
Hingga menjelang pagi, arus kedatangan pemudik masih terus mengalir, termasuk pemudik pejalan kaki, kendaraan pribadi, travel, serta bus. Sebaliknya, arus kendaraan dari Pulau Sumatera menuju Jawa via Pelabuhan Bakauheni terpantau masih landai dan belum menunjukkan peningkatan volume yang berarti.






