Portalone.net – Walapun musim penghujan akan segera berkahir di Indonesia, tetapi beberapa daerah di Indonesia hujan masih cukup sering terjadi dan jas hujan atau yang sering disebut “mantel hujan” merupakan salah satu peralatan pelindung yang wajib dimiliki dan dibawa oleh setiap pengendara sepeda motor. Maka penting bagi pengendara motor untuk merawat jas hujan agar dapat dipakai dengan usia pemakaian lebih lama.
Jas hujan selain melindungi tubuh dari terpaan air hujan, jas hujan juga bisa berfungsi sebagai penghangat tubuh. Jas hujan jika tidak dirawat dengan baik akan cepat rusak, berjamur, serta mengeluarkan bau tidak sedap. Pengendara motor mesti memahami cara merawat jas hujan yang baik.
Berikut adalah 5 langkah merawat jas hujan secara tepat agar terawat dengan baik :
1. Segera Membersihkan Jas Hujan Saat Sampai di Tujuan
Langkah pertama cara merawat jas hujan yaitu segera membersihkan ketika tiba di lokasi tujuan. Sisa air hujan yang masih menempel bukan hanya bisa membuat jas hujan kotor dan akan terlihat kusam. Air hujan yang mengendap dengan kotoran dapat pula membuat bau tidak sedap pada jas hujan.
2. Mengeringkan Jas Hujan Setelah Dibersihkan
Jas hujan setelah dibersihkan selanjutnya dikeringkan dengan dibentangkan dan diangin-anginkan. Pengendara motor bisa menggantung dengan hanger. Jangan gantung jas hujan di bawah terik matahari sebab akan merusak bahannya, terutama pada musim hujan, biasanya jas hujan digantung di tempat teduh.
3. Melipat Jas Hujan Dengan Rapi
Setelah jas hujan benar-benar kering, lipat jas hujan dengan mengikuti pola lipatan dan sambungannya. Sehingga pada kemudian hari ketika jas hujan dipakai kembali menjadi nyaman. Kemudian masukkan ke kantong atau plastik pembungkusnya supaya lebih terlindung. Jangan sekali-kali melipat jas hujan yang masih basah, karena bisa membuatnya lengket dan susah untuk digunakan.
Baca Juga:

4. Jangan Menyimpan Jas Hujan Dibawah Jok Motor
Jas hujan sangat tidak direkomendasikan untuk disimpan pada jok motor karena bagasi di bawah jok motor sering kali terkena panas yang berlebihan dari mesin. Kalau terus menerus terpapar panas, maka material jas hujan bisa tidak lagi optimal untuk menahan air hujan.
5. Hindari Mencuci Jas Hujan Menggunakan Detergen
Bila terdapat kotoran yang susah hilang, boleh menggosok jas hujan dengan perlahan menggunakan sabun cuci piring atau air bersih saja. Caranya cukup dengan sabun yang dicampur sedikit air, lalu gosok perlahan dengan jari atau sikat gigi yang sudah tidak dipakai.
Tidak disarankan mencuci jas hujan memakai detergen, karena bahan kimia yang terkandung pada jas hujan berpotensi merusak kualitas bahan jas hujan dan akan lebih berbahaya apabila dibilas menggunakan detergen yang mengandung berbagai bahan kimia lainnya.
Cara paling aman yang bisa dilakukan adalah membilasnya menggunakan air bersih atau sabun cuci piring. Sebenarnya membersihkan jas hujan tidak perlu repot hanya cukup dengan menggunakan air dan lap basah saja sudah cukup, khususnya jas hujan berbahan dasar karet.






