Portalone.net – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jambi, Hj. Hesnidar Haris, S.E., memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan Pekan Budaya di Kabupaten Sarolangun. Kegiatan yang digelar dalam rangkaian TMMJ ini dinilai sebagai langkah strategis untuk menjaga eksistensi nilai-nilai luhur daerah.
Dalam penutupan acara pada Sabtu malam (2/5/2026), Hesnidar menekankan pentingnya pelestarian tradisi di tengah derasnya arus modernisasi. Ia berharap generasi mendatang tidak kehilangan jati diri di tengah gempuran budaya luar.
“Kita perlu melaksanakan kegiatan seperti ini agar generasi setelah kita paham dan tahu berbagai macam budaya serta tradisi daerah. Saya berharap budaya nenek moyang yang mungkin mulai tergerus zaman dan terancam punah dapat kita gali serta lestarikan kembali,” ujar Hesnidar.
Pantun Lebih Efektif dari Pidato Formal
Sosok yang akrab disapa Hesti ini juga menyoroti keunikan komunikasi tradisional, khususnya seni berpantun. Menurutnya, pantun jauh lebih efektif dalam menyampaikan pesan kepada anak muda dibandingkan pidato formal yang panjang lebar.
“Budaya adalah alat pemersatu. Contohnya pantun, meski sudah lama, orang tetap penasaran. Kita bisa menampilkan seni ini dalam berbagai kesempatan agar penyampaian pesan lebih menarik dan bernilai seni,” tuturnya.
Baca Juga:
Dorong Kabupaten Lain Ikuti Jejak Sarolangun
Melihat kesuksesan acara tersebut, Hesnidar mendorong kabupaten dan kota lain di Provinsi Jambi untuk melakukan hal serupa. Baginya, menggali potensi budaya lokal adalah kunci untuk membentengi pemuda dari pengaruh tradisi asing yang tidak sesuai dengan norma setempat.
“Terima kasih kepada Kabupaten Sarolangun. Kita berharap daerah lain juga menggali potensi budaya masing-masing. Tujuannya jelas, memperkenalkan identitas kita kepada generasi muda di tengah gempuran tradisi luar,” pungkasnya.






