Dua Pria Pembawa Molotov Diamankan Jelang Aksi Mahasiswa di Jakarta Pusat

Polisi Tangkap 2 Pria Bawa Molotov, Diduga Hendak Menyusup Saat Demo. (REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana)

Portalone.net – Kepolisian Daerah Metro Jaya mengamankan dua pria yang diduga membawa bom molotov dan berupaya bergabung dengan massa aksi mahasiswa yang menggelar demonstrasi di kawasan Jakarta Pusat, Jumat (12/6).

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, mengatakan penangkapan dilakukan oleh tim Satuan Tugas Penegakan Hukum (Satgas Gakkum) sekitar pukul 15.30 WIB di wilayah Bendungan Hilir (Benhil).

Menurut Budi, kedua pria tersebut telah teridentifikasi melalui proses pemantauan dan pendalaman yang dilakukan aparat sebelum aksi berlangsung. Saat diamankan, petugas menemukan barang yang diduga berupa molotov yang dibawa keduanya.

“Petugas telah mengamankan dua orang yang diduga membawa molotov dan hendak bergabung dengan massa aksi mahasiswa. Saat ini keduanya masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Budi kepada wartawan.

Ia menjelaskan, penyidik dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya masih mendalami motif serta kemungkinan keterkaitan kedua pria tersebut dengan kelompok tertentu.

Polda Metro Jaya, lanjut Budi, sejak pagi telah melakukan pengawasan dan pemetaan terhadap sejumlah pihak yang dinilai berpotensi mengganggu jalannya demonstrasi. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban selama penyampaian aspirasi berlangsung.

Budi menegaskan pihak kepolisian mendukung hak masyarakat, termasuk mahasiswa, untuk menyampaikan pendapat di muka umum secara damai dan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami berkomitmen mengawal jalannya aksi agar berlangsung aman, tertib, dan aspirasi mahasiswa dapat tersampaikan dengan baik,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa aparat tidak akan ragu mengambil tindakan terhadap pihak-pihak yang diduga mencoba memprovokasi atau menciptakan kericuhan di tengah aksi unjuk rasa.

“Kami akan bertindak tegas terhadap siapa pun yang berupaya mengganggu jalannya penyampaian aspirasi. Kelompok-kelompok seperti ini tidak mewakili mahasiswa yang sedang menyampaikan pendapatnya secara damai,” tegasnya.

Hingga Jumat sore, proses pemeriksaan terhadap kedua terduga pelaku masih berlangsung untuk mengungkap latar belakang serta jaringan yang mungkin terkait dengan rencana penyusupan tersebut.

Share WhatsApp
×

Apresiasi Spesial

Dukungan Anda sangat berarti bagi kami. Terima kasih telah mengapresiasi kerja keras jurnalis Portalone.net dalam menyajikan berita yang aktual, berimbang, dan terpercaya.

Pilih Nominal:

Catatan Penting: Tulisan ini dilindungi oleh hak cipta. Dilarang keras mengambil, menyalin, atau menyebarluaskan isi tulisan tanpa persetujuan tertulis dari media atau penulis.

Komentar (0)

Mari berdiskusi dengan sehat. Hindari kata-kata kasar dan provokasi.

💡 Info: Anda akan diminta untuk registrasi/login singkat saat mengirim komentar. Sesi Anda akan otomatis tersimpan untuk kemudahan berkomentar ke depannya.

😀 😂 😍 🙏 👍 🔥 🎉 😢

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Registrasi Diperlukan

Silahkan daftar untuk bergabung dalam diskusi.

Sudah punya akun? Login di sini

Tinggalkan Balasan