Portalone.net – Tekanan ekonomi yang dirasakan warga dalam beberapa bulan terakhir diikuti meningkatnya laporan kejahatan jalanan di sejumlah kawasan perkotaan. Aparat menyebut kasus seperti pencurian, jambret, dan perampasan ponsel menjadi aduan yang paling sering masuk, terutama pada jam-jam pulang kerja dan malam hari.
“Kami melihat tren kenaikan laporan dibanding periode yang sama tahun lalu, terutama untuk pencurian dengan pemberatan dan penjambretan,” ujar seorang anggota kepolisian, Rabu (4/2). Ia mengatakan peningkatan patroli akan difokuskan pada titik rawan seperti halte, stasiun, jalur sepi, dan akses keluar-masuk permukiman padat.
Sejumlah warga mengaku mengubah kebiasaan harian untuk mengurangi risiko. Rani (29), karyawan swasta, mengatakan kini memilih pulang lebih awal dan menghindari berjalan sendirian di gang yang minim penerangan. “Kalau bisa saya pesan ojek online sampai depan rumah. Biayanya nambah, tapi lebih aman,” katanya.
Di sisi lain, pelaku usaha kecil merasakan dampak penurunan daya beli. Bayu, pemilik warung makan di kawasan pinggiran, menyebut omzetnya turun dan biaya bahan baku cenderung naik. “Harga-harga naik, pelanggan menahan belanja. Yang tadinya makan di luar tiga kali seminggu, sekarang jadi sekali,” ujarnya.







