“Hal yang saya lihat, ini adalah cycle yang terjadi setiap empat tahun sekali. Jadi, tahun ini kita memasuki tahun bull. Jadi, antusias investor itu pasti sangat tinggi untuk berinvestasi di Bitcoin,” ujarnya dalam acara Indonesia’s Crypto Outlook 2025 di FX Sudirman, Jakarta Selatan, Jumat (7/2/2025).
Calvin juga mencatat beberapa indikator yang menunjukkan tren positif bagi Bitcoin, seperti keterlibatan institusi besar dan regulasi yang semakin mendukung.
“Trump terpilih, ETF fund sudah ada, BlackRock berinvestasi besar di ETF ini, dan investasi di Amerika juga sudah disetujui. Dulu institusi tidak boleh masuk, sekarang boleh. Saya melihat tren ini sangat positif. Jadi, seharusnya, secara logis, ini akan bagus,” jelasnya.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa volatilitas tetap menjadi tantangan utama bagi investor. Seperti yang telah terjadi sejak awal kemunculannya, harga Bitcoin cenderung mengalami fluktuasi yang tajam. Oleh karena itu, Calvin menekankan pentingnya edukasi agar investor dapat berinvestasi dengan bijak di pasar kripto.
Dengan berbagai faktor yang mendukung pertumbuhan pasar kripto, para investor diharapkan tetap berhati-hati dan memahami risiko yang ada sebelum mengambil keputusan investasi. (one)













