Hesti Haris Bagikan 300 Porsi Sarapan di ‘Pojok Berkah’, Ajak Warga Gotong Royong

Potret Kompak Tim Penggerak PKK Jambi di Sekretariat.

Portalone.net – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jambi, Hesnidar Haris (Hesti Haris), kembali menggerakkan aksi sosial melalui program Pojok Berkah. Kali ini, lewat tajuk “Tim Pembina Posyandu Provinsi Jambi Berbagi Sarapan Bergizi”, ratusan porsi makanan dibagikan kepada warga di halaman Sekretariat TP PKK Provinsi Jambi, Rabu (22/04/2026).

Hesti Haris menegaskan bahwa Pojok Berkah bukan sekadar bagi-bagi makanan gratis. Menurutnya, ini adalah sebuah gerakan moral untuk menghidupkan kembali semangat gotong royong dan kepedulian antar sesama.

“Program ini adalah ruang kebaikan bersama. Siapa pun yang ingin bersedekah, baik pribadi maupun kelompok, kami terima dengan terbuka. Insya Allah amanah yang dititipkan dikelola transparan dan tepat sasaran,” ujar Hesti di lokasi.

Sasar Driver Ojol hingga Pedagang Kecil

Pantauan di lokasi, suasana hangat menyelimuti kegiatan yang dimulai dengan pembacaan selawat dan doa bersama ini. Sebanyak 300 porsi sarapan bergizi ludes dibagikan kepada masyarakat yang melintas.

Penerimanya pun beragam, mulai dari pengemudi ojek online (ojol), pekerja harian, hingga pedagang kecil. Hesti memastikan program ini inklusif alias tidak memandang latar belakang.

“Siapa saja yang lewat dan mampir, silakan. Kami ingin memastikan semangat berbagi ini benar-benar dirasakan masyarakat luas,” tambahnya.

Tak sekadar kenyang, Hesti juga sangat memperhatikan aspek nutrisi. Ia pun menanggapi masukan warga soal variasi menu agar masyarakat tidak merasa jenuh.

ADVERTISEMENT

“Kalau tiap hari menunya sama, tentu bosan. Maka kita atur variasinya, misalnya nasi kuning seminggu sekali. Yang terpenting tetap memperhatikan unsur gizi dan kebersihan,” jelas istri Gubernur Jambi ini.

Ke depan, Hesti berencana memperluas jangkauan Pojok Berkah ke titik-titik lain di Provinsi Jambi. Namun, hal itu akan dilakukan setelah melalui proses survei agar bantuan benar-benar sampai ke tangan yang membutuhkan.

“Kalau ada donatur yang ingin memberi lebih, tentu porsi kita tambah. Kami ingin gerakan ini jadi budaya bersama bahwa berbagi itu tidak harus menunggu berlebih,” pungkasnya.

Kegiatan rutin ini diharapkan menjadi sarana edukasi bagi warga akan pentingnya sarapan bergizi untuk menjaga stamina dan produktivitas sehari-hari.

Catatan Penting: Tulisan ini dilindungi oleh hak cipta. Dilarang keras mengambil, menyalin, atau menyebarluaskan isi tulisan tanpa persetujuan tertulis dari media atau penulis.

Pos terkait