Harga Emas Rekor, Ekonom Prediksi Bisa Tembus US$ 10.000/Oz pada 2030

Investasi Emas Antam. (Foto: Dok)

Ia juga menyoroti perubahan lanskap ekonomi global pascaperang Rusia–Ukraina. Menurut Hans, pembekuan aset dalam bentuk dollar AS mendorong sejumlah pihak mengurangi ketergantungan pada mata uang tersebut dan meningkatkan minat pada emas sebagai aset lindung nilai.

Sementara itu, sejumlah lembaga keuangan internasional seperti Bank of America, Goldman Sachs, dan Deutsche Bank disebut memproyeksikan harga emas global bisa tumbuh sekitar 20 persen sepanjang 2026. Pada Jumat (23/1/2026) pukul 05.36 GMT, harga emas dunia tercatat 4.957,10 dollar AS per troy ons dan sempat menyentuh 4.966,59 dollar AS secara intraday.

Bacaan Lainnya

Meski prospek kenaikan dinilai masih terbuka, Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Prof. Dr. Anton Agus Setyawan mengingatkan keputusan membeli emas perlu disesuaikan dengan tujuan investasi. “Kalau mau mencari untung atau spekulasi bisa beli sekarang, karena ke depan harganya masih akan naik,” ujarnya kepada Kompas.com, Sabtu (24/1/2026). Namun, Anton menegaskan potensi penurunan tetap ada, terutama jika kondisi ekonomi global membaik dan fundamental ekonomi menguat.

Baca Juga:  Harga Emas Antam Tembus Rekor Tertinggi di 24 Januari 2025: Simak Rinciannya!

Pengamat Ekonomi Universitas Sebelas Maret (UNS) Nurul Istiqomah juga menilai emas masih relevan sebagai instrumen investasi, meski harganya saat ini tergolong tinggi. Ia mengimbau masyarakat membeli emas secara terencana dengan menyisihkan pendapatan secara rutin dan menggunakan dana khusus atau “uang dingin”.

Menurut Nurul, masyarakat dengan dana terbatas dapat memanfaatkan alternatif seperti tabungan atau cicilan emas dari lembaga keuangan agar pembelian bisa dilakukan bertahap sesuai kemampuan. Strategi tersebut dinilai dapat membantu persiapan kebutuhan jangka panjang, seperti pendidikan, pernikahan, haji, hingga pembelian aset secara tunai di masa depan.

Catatan Penting: Tulisan ini dilindungi oleh hak cipta. Dilarang keras mengambil, menyalin, atau menyebarluaskan isi tulisan tanpa persetujuan tertulis dari media atau penulis.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *