Meski Dua Hari “Trading Halt”, Menkeu Purbaya Optimistis IHSG Tembus 10.000 Akhir 2026

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Tanggapi Gejolak IHSG Usai Trading Halt Dua Hari.

Optimisme serupa disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Airlangga mengatakan pemerintah telah menggelar pertemuan untuk membahas respons atas penilaian MSCI.

Pertemuan di Kantor Kemenko Perekonomian, Kamis (29/1/2026), dihadiri antara lain oleh Purbaya, Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Bacaan Lainnya

Airlangga menyebut momentum ini dimanfaatkan untuk memperkuat regulasi pasar modal dengan mengacu pada praktik terbaik, serta menyesuaikan agenda pembenahan yang sebelumnya telah dibahas dengan MSCI.

Di sisi regulator, OJK menyiapkan sejumlah langkah, antara lain pembenahan dan peningkatan transparansi data free float emiten, penetapan batas minimal free float 15 persen untuk seluruh emiten, serta penyiapan exit policy bagi perusahaan publik yang tidak memenuhi ketentuan.

Baca Juga:  Purbaya Buka Insentif PPh 21 DTP 2026 untuk Gaji sampai Rp10 Juta, Lima Sektor Jadi Prioritas

Pada perdagangan Kamis (29/1/2026), IHSG sempat bergerak membaik dari level pembukaan, namun ditutup melemah 88,36 poin (1,06 persen) ke posisi 8.232,20. Pemerintah berharap langkah stabilisasi dan reformasi pasar modal dapat memulihkan kepercayaan investor dan mendorong penguatan IHSG ke depan.

Catatan Penting: Tulisan ini dilindungi oleh hak cipta. Dilarang keras mengambil, menyalin, atau menyebarluaskan isi tulisan tanpa persetujuan tertulis dari media atau penulis.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *