Keputusan ini diambil untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di tengah perlambatan ekspor, konsumsi, dan investasi swasta.
Meskipun terdapat tantangan global, pemerintah Indonesia tetap optimis dan telah menyusun anggaran tahun 2025 dengan target pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2% serta inflasi pada level 2,5%.
Anggaran ini mencakup peningkatan belanja untuk program-program seperti makanan gratis bagi siswa dan peningkatan produksi pangan pokok.
Namun, penting bagi Indonesia untuk tetap waspada terhadap berbagai risiko eksternal dan internal yang dapat mempengaruhi perekonomian nasional.
Kebijakan fiskal dan moneter yang tepat, serta reformasi struktural yang berkelanjutan, diperlukan untuk menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. (one)













