Portalone.net – Bagi Anda yang mengincar lini flagship terbaru Apple, bersiaplah merogoh kocek sedikit lebih dalam untuk urusan perawatan jangka panjang. Apple resmi menaikkan tarif layanan penggantian baterai resmi untuk duo iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max.
Di pasar Amerika Serikat, biaya penggantian baterai untuk kedua model ini mengalami kenaikan sebesar 10 dollar AS, dari yang sebelumnya 119 dollar AS (sekitar Rp 2,12 juta) kini menjadi 129 dollar AS (sekitar Rp 2,3 juta dengan asumsi kurs Rp 17.800).
Kenaikan ini bersifat spesifik untuk lini tertinggi tahun ini. Sebagai perbandingan, model pendahulu seperti seri iPhone 17 serta jajaran iPhone 16 Pro dan Pro Max masih dipatok pada tarif lama, yakni 119 dollar AS. Tren serupa juga terlihat di pasar global lain, seperti di China, di mana biaya servis baterai iPhone 18 Pro naik dari 969 yuan menjadi 1.048 yuan.
Usut punya usut, lonjakan harga ini disinyalir kuat berkaitan dengan kapasitas komponen internal yang lebih besar. Apple dilaporkan menyematkan kapasitas baterai yang lebih masif pada iPhone 18 Pro dan Pro Max dibanding generasi terdahulu.
Otomatis, baterai berkapasitas lebih besar menuntut penggunaan material yang lebih banyak dalam proses produksinya, yang secara langsung berimbas pada penyesuaian biaya penggantian di pusat servis resmi.
Meskipun demikian, perlu dicatat bahwa kebijakan harga servis Apple selalu disesuaikan dengan wilayah masing-masing, sehingga kenaikan di AS atau China tidak serta-merta memiliki nominal persis yang sama di negara lain. Pengguna tetap dapat memanfaatkan jalur servis resmi melalui Apple Store, Apple Authorized Service Provider, maupun mengirimkan perangkat ke Apple Repair Center.
Dalam panduan resminya, Apple tetap mempertahankan standar baku di mana baterai iPhone dianggap berada dalam kondisi prima atau sehat apabila kapasitas maksimumnya masih berada di atas 80 persen. Menariknya, Apple masih memberikan dukungan servis untuk perangkat lintas generasi yang cukup berumur bahkan mencakup iPhone 6 dan iPhone SE generasi pertama dengan kisaran biaya 69 dollar AS (sekitar Rp 1,23 juta).
Seiring pemakaian, penurunan kapasitas baterai lithium-ion pada smartphone adalah proses alami yang tak terhindarkan akibat siklus pengisian daya. Namun, Anda bisa memperlambat proses penuaan tersebut dengan beberapa langkah pencegahan:
-
Manfaatkan Fitur Pengisian Daya Optimal: Aktifkan fitur optimalisasi baterai yang tersedia di pengaturan perangkat.
-
Hindari Suhu Ekstrem: Jauhkan ponsel dari paparan suhu panas berlebih yang terbukti merusak komponen kimia baterai.
-
Kurangi Konsumsi Daya Berlebih: Matikan fitur non-esensial seperti widget yang terlalu sering menyegarkan data, animasi berat, atau haptic feedback pada keyboard jika tidak diperlukan.
Meski dirawat dengan optimal, penurunan kapasitas tetap akan terjadi di ujung siklus pakainya, di mana penggantian baterai baru menjadi solusi pamungkas agar performa ponsel tetap optimal.
