Portalone.net – Menjelang peluncuran versi publik, Apple resmi mendistribusikan pembaruan Release Candidate (RC) untuk jajaran sistem operasinya kepada para pengembang, meliputi iOS 27.2, iPadOS 27.2, visionOS 27.2, watchOS 27.2, tvOS 27.2, hingga macOS 27.2.
Berdasarkan rangkaian versi beta sebelumnya, pembaruan jelang akhir tahun ini membawa sejumlah perubahan visual yang cukup radikal, terutamanya pada identitas visual aplikasi pemutar musik bawaan Apple.
Perubahan paling mencolok yang langsung menyita perhatian pada pembaruan iOS 27.2 ini menyasar aplikasi Apple Music. Setelah bertahun-tahun identik dengan warna merah, Apple secara resmi menanggalkan palet warna tersebut dan beralih ke desain monokromatik.
Pada mode tampilan terang (light mode), ikon Apple Music kini tampil minimalis dengan logo nota musik berwarna hitam di atas latar belakang putih. Sebaliknya, pada mode gelap (dark mode), warna tersebut berbalik menjadi nota putih di atas latar belakang hitam.
Transformasi visual ini tidak berhenti di ikon aplikasi saja. Di dalam antarmuka aplikasi, elemen navigasi yang sebelumnya menonjolkan warna merah kini digantikan oleh aksen biru pada menu yang sedang dipilih. Seluruh navigasi di dalam Librari termasuk daftar playlist, album, artis, hingga trek lagu turut mengadopsi gaya visual yang lebih bersih dan esensial, sementara elemen widget kini menggunakan latar belakang hitam legam menggantikan nuansa merah yang lama.
Langkah ini merupakan kelanjutan dari perombakan identitas visual yang sebelumnya sudah diuji pada versi beta terdahulu, di mana tulisan “music” diubah menjadi huruf kecil dengan font yang lebih tebal. Menariknya, penggunaan ikon aplikasi musik tanpa latar merah ini belum pernah terlihat lagi sejak era sebelum iOS 14, di mana Apple kala itu masih mempertahankan logo nota multiwarna pada latar putih.
Selain pembaruan di sisi perangkat seluler, pembaruan pada lini perangkat rumah pintar juga membawa fitur baru yang fungsional. Melalui build RC terbaru, HomePod kedatangan pengaturan anyar bertajuk Lock Controls.
Fitur ini dirancang khusus untuk mematikan fungsi permukaan sensor sentuh pada bagian atas smart speaker tersebut. Pengguna nantinya dapat menonaktifkan seluruh interaksi sentuhan, baik itu ketukan singkat, ketukan panjang, hingga gestur pengatur volume.
Kehadiran fitur ini dinilai sangat praktis, terutama bagi pengguna yang meletakkan HomePod di jangkauan anak-anak atau di area rawan sentuhan tidak sengaja. Fitur ini juga dirilis bertepatan dengan momentum kehadiran HomePod mini 2 yang baru saja diperkenalkan oleh Apple pertengahan Oktober lalu.
Meskipun membawa banyak penyegaran, ekspansi fitur berbasis kecerdasan buatan (Siri AI) dalam pembaruan ini masih menyisakan catatan bagi pengguna di Tanah Air. Dukungan bahasa baru memang terus diperluas mencakup bahasa Prancis, Jepang, Korea, Portugis, dan Spanyol namun bahasa Indonesia masih belum masuk ke dalam daftar. Pembatasan fitur-fitur tingkat lanjut di wilayah Uni Eropa dan beberapa kawasan lain juga masih berlaku.
Bagi para pengembang maupun pengguna umum yang terdaftar dalam program beta dan ingin menjajal build Release Candidate ini, pembaruan dapat diunduh langsung melalui menu Pengaturan > Umum > Pembaruan Perangkat Lunak di perangkat masing-masing, pastikan untuk melakukan backup data terlebih dahulu mengingat sifat software pra-rilis yang masih rentan terhadap bug.

