AS Tarik Seluruh Pesawat Pengebom B-1 dari Pangkalan Inggris Usai Muncul Ancaman Terkait Iran

Amerika Serikat mengambil langkah luar biasa dengan menarik seluruh pesawat pengebom B-1 milik Angkatan Udara dari pangkalan udara di Inggris. (Ist)

Portalone.net – Amerika Serikat mengambil langkah luar biasa dengan menarik seluruh pesawat pengebom B-1 milik Angkatan Udara dari pangkalan udara di Inggris. Kebijakan darurat ini diambil menyusul adanya ancaman keamanan serius yang mengincar pangkalan tersebut, dengan Iran dituding sebagai pihak di balik ancaman tersebut.

Dua pejabat tinggi AS menyebutkan bahwa penarikan total terhadap 12 pesawat pengebom ini merupakan tindakan yang sangat tidak lazim. Langkah evakuasi kilat dari pangkalan sekutu di tengah situasi damai tergolong peristiwa yang sangat jarang terjadi.

“Kami dapat mengonfirmasi saat ini bahwa seluruh pesawat pengebom AS yang dikerahkan ke RAF (Royal Air Force) Fairford sedang dipindahkan kembali ke pangkalan induk di AS,” demikian pernyataan resmi Komando Eropa Pentagon, seperti dikutip dari New York Times.

Proses kepindahan ini dinilai sangat mendesak hingga beberapa pesawat beserta awaknya langsung diterbangkan pulang secara spontan, bahkan ketika pesawat pengisi bahan bakar udara masih dikerahkan untuk mendukung perjalanan lintas benua tersebut kembali ke Amerika Serikat. Sejauh ini, sedikitnya tiga pesawat telah dilaporkan mendarat kembali di pangkalan induk mereka di South Dakota pada Minggu (4/10).

Meski demikian, para pejabat AS masih enggan merinci secara spesifik sifat intelijen baru yang memicu penarikan mendadak ini. Padahal, sebagian dari pesawat pengebom tersebut baru saja tiba di Inggris dalam sepekan terakhir sebagai bagian dari rotasi pasukan rutin.

Menurut sumber internal, peringatan ancaman terbaru ini sebenarnya memiliki pola yang mirip dengan peringatan serupa tiga pekan sebelumnya. Namun, tingkat spesifisitas dan urgensi ancaman tersebut melonjak drastis dalam kurun waktu 25 jam, sehingga memicu kekhawatiran eskalasi tingkat tinggi.

Penarikan armada strategis ini terjadi hanya berselang sepekan setelah aparat kepolisian Inggris menangkap lima pria yang mengendarai sebuah van putih di dekat perimeter RAF Fairford. Pangkalan militer tersebut selama ini menjadi pos penempatan strategis bagi pesawat pengebom AS di tengah memanasnya ketegangan geopolitik antara poros AS-Israel dan Iran.

Kendati demikian, kelima pria tersebut sempat dibebaskan dengan jaminan sehari pascapenangkapan setelah hasil penggeledahan pihak berwenang tidak menemukan adanya bahan peledak di dalam kendaraan mereka.

Sebelumnya pada September lalu, militer AS sempat mengonfirmasi penerimaan sinyal peringatan dini yang mengkhawatirkan dari komunitas intelijen AS dan negara-negara Barat lainnya. Peringatan tersebut mengindikasikan bahwa Pangkalan RAF Fairford telah dibidik sebagai target potensial dalam rencana serangan yang didukung oleh Iran.

Catatan Penting: Tulisan ini dilindungi oleh hak cipta. Dilarang keras mengambil, menyalin, atau menyebarluaskan isi tulisan tanpa persetujuan tertulis dari media atau penulis.

Komentar (0)

Mari berdiskusi dengan sehat. Hindari kata-kata kasar dan provokasi.

💡 Info: Anda akan diminta untuk registrasi/login singkat saat mengirim komentar. Sesi Anda akan otomatis tersimpan untuk kemudahan berkomentar ke depannya.

😀 😂 😍 🙏 👍 🔥 🎉 😢

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Registrasi Diperlukan

Silahkan daftar untuk bergabung dalam diskusi.

Sudah punya akun? Login di sini

Tinggalkan Balasan