Portalone.net – Di panggung megah Piala Dunia, ada catatan statistik yang terdengar mustahil, namun benar adanya. Kylian Mbappe bukan sekadar penyerang; ia adalah entitas yang berjalan melampaui kolektivitas tim-tim besar dunia.
Sejak debut gemilangnya pada edisi 2018, Mbappe telah menjelma menjadi momok paling menakutkan di fase gugur (knockout) Piala Dunia. Angka-angka tidak berbohong: pemain berusia 27 tahun ini telah mengemas 11 gol dalam pertandingan krusial fase gugur, sebuah torehan yang tidak hanya mencengangkan, tetapi juga mempermalukan produktivitas beberapa negara kandidat juara.
Dalam rentang waktu sejak 2018 hingga Piala Dunia 2026, efisiensi Mbappe di depan gawang lawan di fase knockout terbukti lebih superior dibandingkan kekuatan sepak bola tradisional:
-
Brasil: Sang pemilik lima gelar juara dunia hanya mampu mencetak 10 gol di fase gugur sejak 2018. Mereka tertinggal satu gol dari torehan personal Mbappe.
-
Inggris: The Three Lions juga terjebak di angka 10 gol pada fase yang sama.
-
Portugal: Skuad Selecao das Quinas bahkan hanya mampu mengumpulkan sembilan gol.
-
Spanyol: La Furia Roja menjadi yang paling kontras, hanya mampu menyarangkan empat gol di fase gugur dalam tiga edisi terakhir.
Ketajaman Mbappe bukan sekadar kebetulan. Total 19 gol telah ia bukukan di pentas Piala Dunia, dengan pembagian 8 gol di fase grup dan 11 gol di fase gugur. Jika dikalkulasi secara keseluruhan karier internasionalnya, Mbappe telah mencatatkan 63 gol dari 103 penampilan bersama Prancis sebuah bukti konsistensi yang mengerikan bagi setiap lawan yang dihadapinya.
Terbaru, magis Mbappe kembali terlihat saat Prancis memastikan tiket ke perempat final Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Paraguay di Philadelphia Stadium. Gol-golnya di turnamen ini sekaligus menempatkannya kembali di puncak daftar pencetak gol terbanyak, melampaui rekor yang sempat dipegang Lionel Messi.
Warisan yang Sedang Ditulis
Saat para legenda lain seperti Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo mulai memasuki senja karier, Mbappe justru tengah berada di puncak performa. Ia tidak hanya sedang bermain sepak bola; ia sedang menulis ulang buku rekor.
Bagi Prancis, memiliki Mbappe adalah jaminan mutu. Dalam total 27 gol yang dicetak Prancis di fase gugur sejak 2018, Mbappe adalah nyawa utamanya. Selama ia masih berada di lapangan, tak ada pertahanan yang aman dan tak ada mimpi yang mustahil untuk digapai.
