Mesir Singkirkan Australia, Ukir Sejarah Baru di Piala Dunia

Raut kegembiraan Timnas Mesir saat memenangkan laga saat melawan Australia, Sabtu (4/7). (Fifa)

Portalone.net – Tim nasional Mesir resmi menorehkan tinta emas dalam sejarah sepak bola mereka. Untuk pertama kalinya, The Pharaohs sukses melangkah ke babak gugur putaran final Piala Dunia setelah menundukkan Australia lewat drama adu penalti yang berakhir dengan skor 4-2 (agregat 1-1) di Dallas, Sabtu waktu setempat.

Kemenangan ini menjadi bukti sahih transformasi tim besutan Hossam Hassan. Setelah sebelumnya menaklukkan Selandia Baru, Mesir kini sukses menyapu bersih wakil kawasan Antipodea dengan menyingkirkan Socceroos dalam duel yang menguras saraf.

Dominasi Awal dan Gol Ashour

Mesir memulai laga dengan agresif. Meski sempat dikejutkan oleh tembakan Cristian Volpato yang membentur mistar gawang, Mesir justru lebih dulu memecah kebuntuan pada menit ke-13.

Berawal dari skema bola mati, Karim Hafez melepaskan umpan presisi ke kotak penalti yang disambut sundulan maut Emam Ashour di tiang jauh. Bagi gelandang berusia 28 tahun itu, gol ini menjadi bukti ketajamannya yang luar biasa, setelah puasa gol sepanjang karier internasionalnya, ia kini telah mengoleksi dua gol krusial di panggung Piala Dunia.

Respons Australia dan Gol Bunuh Diri

Memasuki babak kedua, intensitas permainan meningkat. Australia yang dipaksa melakukan pergantian pemain karena cedera lutut Jordan Bos, mencoba keluar dari tekanan. Keberuntungan pun berpihak pada pasukan Tony Popovic di babak kedua.

Tendangan bebas Aiden O’Neill dari sisi kiri lapangan memaksa Mohamed Hany melakukan kesalahan fatal. Sundulan Hany yang bermaksud membuang bola justru bersarang di gawang sendiri sebuah gol bunuh diri kedua yang ia catat di turnamen ini, sekaligus memaksakan laga berlanjut ke babak adu penalti setelah kedudukan 1-1 bertahan hingga usai.

Mesir hampir mengunci kemenangan di waktu normal, namun aksi heroik kiper Patrick Beach yang menepis sundulan Rami Rabia, serta blok brilian Harry Souttar terhadap upaya Haissem Hassan, memaksa laga ditentukan melalui titik putih.

Keputusan Australia memasukkan kiper veteran Mat Ryan sesaat sebelum adu penalti terbukti sia-sia. Mesir tampil sempurna dalam eksekusi penalti, termasuk gaya Panenka dingin dari sang megabintang, Mohamed Salah, yang memastikan dominasi Mesir. Di sisi lain, kegagalan eksekusi dari Harry Souttar dan Lucas Herrington memupus harapan Socceroos.

Menuju Atlanta

Kemenangan dramatis ini memberikan hadiah besar bagi Mesir: satu tiket ke Babak 16 Besar. The Pharaohs kini telah ditunggu di Atlanta pada 7 Juli mendatang. Mereka akan menghadapi pemenang antara Argentina kontra Tanjung Verde yang baru akan ditentukan pada Jumat malam.

Dengan mentalitas yang sedang di puncak, mampukah Hossam Hassan membawa Mesir melangkah lebih jauh di Amerika Utara? Dunia sepak bola kini menanti aksi berikutnya dari sang Firaun.

Share WhatsApp
×

Apresiasi Spesial

Dukungan Anda sangat berarti bagi kami. Terima kasih telah mengapresiasi kerja keras jurnalis Portalone.net dalam menyajikan berita yang aktual, berimbang, dan terpercaya.

Pilih Nominal:

Catatan Penting: Tulisan ini dilindungi oleh hak cipta. Dilarang keras mengambil, menyalin, atau menyebarluaskan isi tulisan tanpa persetujuan tertulis dari media atau penulis.

Komentar (0)

Mari berdiskusi dengan sehat. Hindari kata-kata kasar dan provokasi.

💡 Info: Anda akan diminta untuk registrasi/login singkat saat mengirim komentar. Sesi Anda akan otomatis tersimpan untuk kemudahan berkomentar ke depannya.

😀 😂 😍 🙏 👍 🔥 🎉 😢

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Registrasi Diperlukan

Silahkan daftar untuk bergabung dalam diskusi.

Sudah punya akun? Login di sini

Tinggalkan Balasan