Portalone.net – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi melaporkan harta kekayaannya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terbaru per 31 Maret 2026, total kekayaan orang nomor satu di Indonesia ini mencapai angka yang fantastis, yakni lebih dari Rp 2 triliun.
Dikutip dari data LHKPN, total harta kekayaan Prabowo tercatat persisnya di angka Rp 2.066.764.868.191. Menariknya, di tengah asetnya yang melimpah, Presiden ke-8 RI ini tercatat sama sekali tidak memiliki utang.
Berikut adalah rincian “isi garasi” hingga aset properti milik Prabowo Subianto:
1. Aset Tanah dan Bangunan Senilai Rp 323,7 Miliar
Prabowo tercatat memiliki 10 bidang tanah dan bangunan dengan total nilai mencapai Rp 323.758.593.500. Seluruh aset properti ini diklaim sebagai hasil sendiri. Lokasinya tersebar di dua wilayah utama:
- Jakarta Selatan: 2 bidang tanah dan bangunan.
- Bogor: 8 bidang tanah dan bangunan (termasuk yang berada di Kabupaten dan Kota Bogor).
2. Koleksi Kendaraan: Dari Alphard hingga Jip Lawas
Meski menyandang status sebagai Presiden dengan kekayaan triliunan, nilai total alat transportasi dan mesin Prabowo “hanya” sebesar Rp 1.258.500.000. Ia memiliki 7 mobil dan 1 motor yang mayoritas merupakan kendaraan tangguh di medan berat (jip).
Daftar mobil Prabowo Subianto:
- Toyota Alphard (2005): Rp 400 juta
- Toyota Lexus (2002): Rp 400 juta
- Mitsubishi Pajero (2000): Rp 175 juta
- Honda CR-V (2007): Rp 130 juta
- Land Rover Jip (1994): Rp 50 juta
- Land Rover Jip (1992): Rp 50 juta
- Toyota Land Cruiser (1980): Rp 50 juta
- Motor Suzuki (2002): Rp 3,5 juta
3. Surat Berharga Jadi Penopang Utama
Komponen terbesar dari kekayaan Prabowo berasal dari Surat Berharga yang nilainya menyentuh Rp 1.677.239.000.000 (Rp 1,67 Triliun). Selain itu, ia juga memiliki:
- Harta Bergerak Lainnya: Rp 16.464.523.500
- Kas dan Setara Kas: Rp 48.044.251.191
Sebagai informasi, Prabowo Subianto resmi menjabat sebagai Presiden RI sejak 20 Oktober 2024 setelah memenangkan Pilpres 2024. Bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, pasangan nomor urut 2 ini berhasil mengungguli pasangan Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud.
Laporan kekayaan ini menjadi bagian dari kewajiban transparansi pejabat negara yang rutin dilaporkan setiap tahunnya ke lembaga antirasuah.
