“Kami mendorong pengurus masjid dan komunitas seni untuk terus berinovasi, sehingga festival ini semakin kreatif dan menarik setiap tahunnya,” tambahnya.
Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, di antaranya Ketua Pengadilan Agama Tanjab Barat, perwakilan Kementerian Agama (Kemenag), perwakilan dari Dandim 0419/Tanjab, perwakilan dari Kapolres, Sekretaris Daerah, Asisten Pemda, Kepala OPD, serta Camat Tungkal Ilir.
Kehadiran mereka semakin menegaskan pentingnya festival ini sebagai bagian dari tradisi budaya dan kebersamaan di bulan Ramadan.
Festival Arakan Sahur sendiri merupakan tradisi tahunan yang menggabungkan seni, budaya, dan semangat kebersamaan masyarakat dalam menyambut waktu sahur selama bulan suci Ramadan.
Dengan terus berkembangnya acara ini, diharapkan Festival Arakan Sahur dapat menjadi ikon budaya Tanjab Barat yang menarik perhatian lebih banyak wisatawan di masa mendatang. (one)













