Portalone.net, Tanjabtim – Harga kelapa di tingkat pengepul atau pembeli di kampung mengalami penurunan signifikan, dari sebelumnya Rp6.700 per kilogram (kg) menjadi Rp5.550/kg hingga Rp5.600/kg.
Hal ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan petani dan pekerja kelapa, terutama di Desa Kota Harapan Kabupaten Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi. Salah satu pekerja, Ufek, mengungkapkan bahwa kendala utama yang dihadapi saat ini adalah cuaca ekstrem yang tidak menentu, menyebabkan ketidakkonsistenan waktu kerja para pekerja untuk pergi ke kebun.
“Cuaca sering berubah-ubah, kadang hujan deras, kadang panas terik. Ini membuat kami kesulitan untuk menjaga jadwal panen yang tetap,” ujar Ufek.
Ia juga menyampaikan harapannya agar harga kelapa dapat stabil hingga memasuki bulan Ramadan tahun ini, sehingga pendapatan petani dan pekerja tidak semakin tertekan.
Selain cuaca, fenomena unik juga terjadi dalam proses panen kelapa. Menyikapi penurunan harga, banyak pekerja yang memanen kelapa sebelum waktunya.







