Dwike memastikan bahwa tim teknis telah bekerja maksimal untuk memperbaiki kebocoran tersebut. Meski demikian, pemulihan distribusi air tidak bisa langsung kembali normal sepenuhnya.
“Secara bertahap kita akan melakukan pemulihan, namun kapasitasnya masih terbatas. Kemungkinan hanya 80 persen dari kapasitas yang seharusnya,” ujarnya saat ditemui di kantor Perumda Tirta Mayang, Senin (17/2/2025).
Dengan kondisi ini, masyarakat diimbau untuk menghemat penggunaan air selama proses pemulihan berlangsung. Perumda Tirta Mayang juga berkomitmen memberikan informasi terbaru terkait perkembangan perbaikan agar warga dapat bersiap menghadapi situasi ini.
Bagi pelanggan yang membutuhkan bantuan air bersih, diharapkan segera menghubungi pihak Perumda Tirta Mayang agar dapat dicarikan solusi sementara hingga distribusi air kembali normal. (one)













