Makna dan Tradisi Kertas Merah di Tempat Makan Orang Tionghoa

ilustrasi pintu tradisional Cina dengan kertas merah yang menampilkan tulisan karakter keberuntungan seperti "福" (Fu) dan "财" (Cai). (Foto: Istimewa)

Portalone.net, Ragam – Dalam budaya Tionghoa, penggunaan kertas merah sebagai dekorasi memiliki makna yang mendalam, termasuk saat ditempelkan di tempat makan.

Kertas merah bukan sekadar elemen estetika, tetapi sarat dengan nilai tradisional dan simbol keberuntungan. Berikut adalah beberapa alasan dan makna di balik kertas merah tersebut:

1. Warna Merah sebagai Simbol Keberuntungan

Warna merah dalam budaya Tionghoa melambangkan kebahagiaan, keberuntungan, dan kemakmuran. Dalam banyak kesempatan, termasuk dekorasi di tempat makan, warna merah digunakan untuk menciptakan suasana yang positif.

Warna ini diyakini mampu mengusir energi negatif dan membawa kebahagiaan kepada pemilik usaha maupun pelanggan.

2. Bagian dari Feng Shui

Kertas merah sering digunakan sebagai bagian dari prinsip feng shui untuk menarik energi positif (chi).

Penempatan kertas merah di tempat strategis seperti pintu masuk atau dinding ruang makan bertujuan untuk menjaga keseimbangan energi, meningkatkan kelancaran usaha, dan mendatangkan pelanggan.

3. Ucapan dan Simbol Baik

Kertas merah biasanya dihiasi dengan tulisan karakter Tionghoa seperti “福” (fu, yang berarti keberuntungan), “财” (cai, yang berarti kekayaan), atau ucapan selamat lainnya. Karakter ini memperkuat harapan akan rezeki berlimpah dan kesejahteraan bagi pemilik usaha.

4. Tradisi dalam Perayaan Khusus

Pada perayaan tertentu seperti Imlek, penggunaan kertas merah semakin banyak ditemukan. Selain di tempat makan, kertas merah sering menghiasi pintu, jendela, atau meja altar.

Catatan Penting: Tulisan ini dilindungi oleh hak cipta. Dilarang keras mengambil, menyalin, atau menyebarluaskan isi tulisan tanpa persetujuan tertulis dari media atau penulis.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *