“Perumahan ini memang sudah lama, dan sekarang hampir semuanya terdampak banjir,” tambahnya.
Selain tingginya debit air, warga juga menghadapi kesulitan akibat pemadaman listrik dan terganggunya pasokan air bersih. “Listrik dan PDAM sudah mati sejak pukul 10.00 WIB,” terang Rio.
Saat ini, Rio bersama keluarganya tengah mengemas barang-barang penting dan bersiap untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman. Sejumlah warga lainnya juga mulai meninggalkan rumah mereka demi keselamatan.
Banjir di wilayah Bekasi Timur ini merupakan salah satu dari serangkaian banjir yang terjadi di berbagai titik kota Bekasi dalam beberapa hari terakhir.
Pemerintah setempat diharapkan segera mengambil langkah untuk membantu evakuasi warga serta mengatasi dampak dari bencana ini. (one)













