Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana, mengungkapkan bahwa 961 kepala daerah yang dilantik terdiri dari 33 gubernur dan 33 wakil gubernur, 363 bupati dan 362 wakil bupati, serta 85 wali kota dan 85 wakil wali kota.
Yusuf menegaskan bahwa pelantikan secara serentak ini menjadi tonggak baru dalam pemerintahan daerah di Indonesia.
“Presiden Republik Indonesia akan secara langsung melantik para kepala daerah hasil Pilkada Serentak di Istana Kepresidenan Jakarta. Ini menjadi langkah baru dalam tata kelola pemerintahan daerah kita,” ujar Yusuf dalam keterangannya, Rabu (19/2/2025) malam.
Biasanya, pelantikan kepala daerah dilakukan secara terpisah dan di masing-masing wilayah. Namun, kali ini, Presiden Prabowo memilih untuk melantik mereka secara serentak di Istana Kepresidenan, sebuah keputusan yang diyakini membawa efisiensi dalam tata kelola pemerintahan sekaligus mempererat koordinasi antara pusat dan daerah.
Dengan pelantikan ini, diharapkan para kepala daerah yang baru dapat segera bekerja untuk membawa perubahan positif di wilayah masing-masing.
Tantangan ke depan tentu tidak ringan, mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan kesejahteraan rakyat, hingga penegakan kebijakan yang berpihak pada kepentingan publik. Namun, dengan sinergi yang baik antara pemerintah pusat dan daerah, optimisme untuk Indonesia yang lebih maju. (one)













