Portalone.net – Kesemutan pada kaki adalah sensasi tidak nyaman yang bisa berupa rasa geli, kebas, atau bahkan seperti ditusuk jarum. Dalam dunia medis, kesemutan disebut parestesia. Kondisi ini bisa terjadi sesekali dan bersifat sementara, tetapi jika terjadi terus-menerus, bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan yang lebih serius.
Penyebab Kaki Kesemutan
1. Posisi Tubuh yang Tidak Tepat
Kesemutan sering terjadi akibat duduk bersila terlalu lama atau posisi tubuh yang menekan saraf dan menghambat aliran darah ke kaki. Ini adalah penyebab paling umum dan biasanya tidak berbahaya.
2. Kekurangan Vitamin dan Mineral
Beberapa vitamin dan mineral berperan penting dalam kesehatan saraf, seperti:
- Vitamin B12: Kekurangan vitamin ini dapat menyebabkan gangguan saraf yang memicu kesemutan.
- Vitamin B1 dan B6: Berperan dalam metabolisme saraf.
- Magnesium dan kalsium: Kekurangan mineral ini dapat menyebabkan gangguan fungsi saraf dan otot.
3. Saraf Terjepit
Saraf yang terjepit, misalnya akibat hernia nukleus pulposus (HNP) atau masalah pada tulang belakang, bisa menyebabkan kesemutan berkepanjangan. Biasanya, kondisi ini juga disertai nyeri yang menjalar ke kaki.
4. Diabetes dan Neuropati Diabetik
Kesemutan yang terjadi secara terus-menerus bisa menjadi tanda neuropati diabetik, yaitu komplikasi diabetes yang menyerang saraf perifer. Ini disebabkan oleh kadar gula darah tinggi yang merusak saraf.
5. Gangguan Sirkulasi Darah
Penyakit seperti penyakit arteri perifer (PAD) atau trombosis vena dalam (DVT) dapat menyebabkan aliran darah ke kaki terganggu, sehingga memicu kesemutan.
6. Efek Samping Obat
Beberapa obat dapat menyebabkan efek samping berupa kesemutan, terutama obat kemoterapi, antibiotik tertentu, dan obat untuk kejang.
7. Penyakit Autoimun dan Neurologis













