Portalone.net – Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani, resmi membuka Bazar Ramadhan yang diinisiasi oleh Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Jambi. Bertempat di Gedung Wanita BKOW, Selasa (24/2/2026), acara ini disebut bukan sekadar tempat belanja, melainkan ruang kolaborasi dan pemberdayaan perempuan.
Wagub Sani menekankan bahwa bazar ini adalah solusi konkret di tengah meningkatnya kebutuhan pokok masyarakat selama bulan suci. Selain menyediakan harga terjangkau, acara ini menjadi panggung bagi pelaku UMKM perempuan untuk unjuk gigi.
“Banyak usaha rumahan tumbuh dari dapur, tetapi mampu menopang pendidikan anak dan ekonomi keluarga. Inilah wajah ekonomi kerakyatan yang sesungguhnya,” ujar Wagub Sani dalam sambutannya.
Berikut adalah poin-poin penting dari gelaran Bazar Ramadhan BKOW Jambi:
1. Kolaborasi dan Pemberdayaan Perempuan
Wagub Sani mengapresiasi BKOW sebagai mitra strategis pemerintah. Ia berharap para pelaku UMKM tidak hanya berhenti pada transaksi harian, tetapi mulai merambah ke dunia digital agar bisa “naik kelas”.
• Target: Peningkatan kualitas produk dan perluasan jaringan pemasaran.
• Pesan Wagub: Manfaatkan platform digital untuk menembus pasar yang lebih luas.
2. Dukungan Modal dari Program ‘Pro-Jambi’
Pemerintah Provinsi Jambi memastikan perhatian bagi industri rumah tangga melalui program unggulan Pro-Jambi Tangguh. Program ini menyediakan bantuan modal kerja bagi:
• UMKM/Industri Rumah Tangga.
• Start-up milenial.
3. Pasar Murah Bersubsidi di 11 Kabupaten/Kota
Kepala Disperindag Provinsi Jambi, Kemas Muhammad Fuad, menambahkan bahwa pemerintah memberikan subsidi harga untuk komoditas penting seperti beras dan minyak goreng. Program ini tidak hanya terpusat di Kota Jambi, tapi juga tersebar di 11 kabupaten/kota di Provinsi Jambi.
4. Imbauan: Belanja Bijak, Jangan Menimbun!
Disperindag memastikan ketersediaan bahan pokok dan harga di pasar saat ini masih relatif stabil. Namun, masyarakat tetap diminta untuk bijak dalam berbelanja.
“Jangan menimbun, jangan beli terlalu banyak. Belilah sesuai kebutuhan saja,” tegas Kemas Muhammad Fuad.
Bazar ini direncanakan berlangsung selama lima hari ke depan. Bagi warga Jambi yang ingin mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga miring sekaligus mendukung produk lokal karya ibu-ibu BKOW, silakan merapat ke lokasi!
