Masuki Era Baru, iPhone Duo Diprediksi Kuasai 25 Persen Pasar Ponsel Lipat Global di 2026

iPhone Duo diproyeksikan langsung mengguncang peta persaingan industri, bahkan berpotensi merangsek ke posisi runner-up pasar global pada akhir 2026. (Foto: Alex Choros)

Portalone.net – Pasar smartphone lipat global bersiap menghadapi babak baru yang disruptif. Kehadiran ponsel lipat pertama Apple yang dijuluki iPhone Duo diproyeksikan langsung mengguncang peta persaingan industri, bahkan berpotensi merangsek ke posisi runner-up pasar global pada akhir 2026.

Berdasarkan laporan terbaru dari lembaga riset pasar Counterpoint Research, pengiriman iPhone Duo diprediksi mampu menembus angka hingga 6 juta unit sepanjang tahun ini. Angka tersebut diperkirakan memberi Apple penguasaan pangsa pasar sebesar 25 persen, tepat berada di bawah sang penguasa takhta, Samsung, yang diestimasi memegang 38 persen, serta Huawei di posisi ketiga dengan 22 persen.

Pencapaian ini dinilai luar biasa mengingat waktu penjualan perdana iPhone lipat pada tahun ini terbilang singkat.

“Masuknya Apple tentu akan meningkatkan persaingan di segmen premium. Namun, ponsel lipat masih menjadi bagian yang sangat kecil dari keseluruhan pasar smartphone, sehingga masih ada ruang bagi kategori ini untuk tumbuh jauh melampaui volume saat ini,” ujar Research Director Counterpoint, Tarun Pathak.

Saat ini, kategori smartphone lipat baru menyumbang sekitar 2 persen dari total keseluruhan pasar smartphone global. Kendati demikian, masuknya raksasa Cupertino diyakini menjadi katalisator kuat untuk menarik gelombang pengguna baru dari segmen premium.

Di sisi lain, Samsung terus menggenjot inovasi melalui lini terbarunya seperti Galaxy Z Fold8 dan Z Flip8, sementara Huawei mempertahankan dominasi kuat di pasar domestiknya, China. Pabrikan lain seperti Motorola, Honor, Google, vivo, dan Oppo juga dilaporkan tengah menyiapkan amunisi baru, termasuk mengusung tren desain perangkat lipat berbentuk buku dengan aspek rasio layar yang lebih lebar.

Meski antusiasme konsumen diprediksi bakal meledak, Apple diperkirakan harus menghadapi hambatan logistik pada tahap awal peluncuran.

“Pasokan awal iPhone lipat pertama Apple tentu akan terbatas selama tahap awal peningkatan produksi, sehingga batas atas perkiraan pengiriman kami untuk 2026 tetap sebesar 6 juta unit,” jelas Associate Director Counterpoint, Liz Lee.

Dampak masif dari kehadiran Apple diyakini baru akan terasa secara penuh pada 2027, di mana perusahaan memiliki rentang waktu penjualan penuh selama satu tahun penuh. Counterpoint memproyeksikan pengiriman ponsel lipat Apple dapat melonjak lebih dari dua kali lipat dengan proyeksi pangsa pasar mencapai 40 persen.

Secara kumulatif, industri smartphone lipat secara global diproyeksikan melampaui tonggak sejarah 100 juta unit sejak perangkat komersial pertama dirilis pada 2019 silam.

Kendati adopsi massal masih membutuhkan waktu terutama karena banderol harga yang masih berada di kisaran tiga kali lipat lebih tinggi dari ponsel konvensional inovasi pada pengalaman penggunaan (user experience) serta optimalisasi produktivitas layar lipat akan menjadi kunci utama penentu kemenangan di segmen ini.

Catatan Penting: Tulisan ini dilindungi oleh hak cipta. Dilarang keras mengambil, menyalin, atau menyebarluaskan isi tulisan tanpa persetujuan tertulis dari media atau penulis.

Komentar (0)

Mari berdiskusi dengan sehat. Hindari kata-kata kasar dan provokasi.

💡 Info: Anda akan diminta untuk registrasi/login singkat saat mengirim komentar. Sesi Anda akan otomatis tersimpan untuk kemudahan berkomentar ke depannya.

😀 😂 😍 🙏 👍 🔥 🎉 😢

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Registrasi Diperlukan

Silahkan daftar untuk bergabung dalam diskusi.

Sudah punya akun? Login di sini

Tinggalkan Balasan