Portalone.net – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengungkapkan capaian kinerja pemerintahannya yang telah merampungkan sekitar 121 permasalahan strategis dalam kurun waktu 21 bulan masa kepemimpinan. Hal tersebut disampaikannya dalam program khusus Presiden Prabowo Menjawab, Jumat (18/9).
“Kita pun kaget, waktu saya dilaporkan oleh staf saya, pak kita sudah kerja ini kurang dari 2 tahun, kalau tidak salah waktu itu 21 bulan kalau enggak salah, ini lho, kita sudah selesaikan 121 masalah,” ujar Prabowo.
Kepala Negara menegaskan bahwa seluruh langkah cepat yang diambil bersama jajaran kabinetnya didedikasikan sepenuhnya bagi kepentingan masyarakat luas. Menurutnya, pengelolaan sumber daya alam nasional harus berorientasi pada keadilan sosial agar kemakmuran dapat dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia tanpa terkecuali.
Dalam pemaparannya, Prabowo menyoroti sejumlah persoalan krusial yang menjadi fokus perhatian pemerintah, salah satunya adalah penanganan kebocoran kekayaan negara yang telah berlangsung selama puluhan tahun. Selain itu, pemerintah juga tengah menempuh langkah tegas terhadap badan usaha milik negara (BUMN) yang dinilai tidak efisien dan gagal memberikan nilai tambah bagi kesejahteraan publik.
Sebagai bagian dari agenda efisiensi struktural, pemerintah menargetkan penutupan atau restrukturisasi terhadap ratusan BUMN yang dinilai tidak produktif.
“Dan nanti Desember minimal 750 BUMN Ditutup, minimal,” tegasnya.
Langkah penataan ulang sektor ekonomi dan penertiban aset negara ini diharapkan mampu memangkas beban fiskal sekaligus memastikan bahwa kehadiran korporasi pelat merah benar-benar berorientasi pada kemaslahatan rakyat banyak.
