Portalone.net – Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk dan melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) baru dalam perombakan (reshuffle) kabinet. Suahasil menggantikan posisi Purbaya Yudhi Sadewa yang dicopot dari jabatannya.
Pelantikan Suahasil digelar di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin (14/8) sore sekitar pukul 16.00 WIB. Pengangkatan ini didasarkan pada Keputusan Presiden (Kepres) RI Nomor 97p Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih dalam Sisa Masa Jabatan Periode 2024–2029.
Sebelum dipercaya memegang kendali penuh atas Kementerian Keuangan, Suahasil merupakan pejabat karir yang memiliki rekam jejak panjang di kementerian tersebut. Ia telah menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan sejak Oktober 2019 di era pemerintahan Presiden Joko Widodo, dan kembali dipercaya menempati posisi yang sama di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sejak Oktober 2024 lalu.
Momen pencopotan Purbaya Yudhi Sadewa diwarnai dengan situasi yang tidak biasa. Ketika prosesi pelantikan Suahasil berlangsung di Istana, Purbaya diketahui tengah memimpin rapat kerja bersama Komite IV DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, yang turut dihadiri oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) serta perwakilan Bank Indonesia.
Rapat yang dipimpin oleh Ketua Komite IV DPD RI, Ahmad Nawardi, mendadak dihentikan di tengah-tengah paparan Purbaya. Nawardi menginterupsi jalannya rapat setelah mendapat informasi bahwa Purbaya harus segera mengangkat sambungan telepon dari Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi.
“Pak menteri saya putus dulu, katanya ada telepon dari Mensesneg. Tolong dilihat dulu,” ujar Nawardi kepada Purbaya di ruang rapat.
Sempat terlihat kebingungan dengan interupsi mendadak tersebut, Purbaya lantas meninggalkan ruang sidang untuk merespons panggilan itu dan tidak kembali lagi ke dalam ruangan setelah mengetahui status pemberhentiannya.
