Portalone.net – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Jambi, Hj. Hesnidar Haris, S.E., menegaskan bahwa penguatan nilai religius dan kekompakan tim menjadi kunci utama keberhasilan program pembangunan hingga ke tingkat desa.
Pernyataan tersebut disampaikan Hesti Haris saat menghadiri agenda Sosialisasi Gerakan Jambi Bersholawat sekaligus Supervisi Evaluasi Gerakan PKK Kabupaten Kerinci di Hall Desa Talang Tinggi, Kecamatan Siulak Mukai, Selasa (23/06/2026).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Kabupaten Kerinci Novra Wenti Monadi, S.E., Camat Siulak Mukai, jajaran pengurus PKK Provinsi Jambi dan Kabupaten Kerinci, OPD terkait, serta tokoh masyarakat setempat.
Mengedepankan Aksi Nyata di Lapangan
Dalam arahannya, Hesti Haris menekankan bahwa 10 Program Pokok PKK merupakan instrumen krusial dalam mendukung program pemerintah terkait pemberdayaan keluarga. Meski mengakui adanya tantangan kapasitas kader, ia meminta agar para kader tidak hanya terpaku pada kelengkapan administrasi.
“Dokumen organisasi dan data memang rujukan penting, namun keberhasilan program terletak pada kemampuan tim menggerakkan masyarakat. Buku-buku itu penting, tetapi yang menentukan adalah langkah nyata dan peran aktif kader di lapangan,” ujar Hesti.
Ia juga menginstruksikan pembagian tugas yang jelas bagi setiap Kelompok Kerja (Pokja). Menurutnya, pemetaan potensi lokal harus dioptimalkan untuk menyasar target yang tepat, mulai dari kelompok pengajian, pelajar, hingga pelaku UMKM.
Garda Terdepan Penanganan Stunting
Selain penguatan ekonomi dan religiusitas, Hesti Haris memberikan perhatian khusus pada isu kesehatan keluarga, utamanya dalam upaya pencegahan stunting. Ia meminta seluruh kader PKK untuk menjadi garda terdepan dalam edukasi gizi bagi keluarga.
“Kader PKK harus proaktif dalam edukasi gizi, deteksi dini masalah stunting, dan membimbing orang tua terkait praktik pemberian makanan bergizi seimbang,” tegasnya.
Hesti menambahkan, TP PKK Provinsi Jambi berkomitmen membangun sinergi holistik dengan Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, serta instansi terkait lainnya untuk memastikan intervensi gizi dapat terukur dan dirasakan langsung dampaknya oleh masyarakat desa.
Sinergi dan Bantuan Sosial
Dalam sesi dialog, para kader dari berbagai desa berbagi praktik baik mengenai pemberdayaan ekonomi lokal dan pengelolaan kelompok pengajian. Merespons hal tersebut, Hesti Haris menyatakan bahwa pemerintah akan terus memberikan dukungan teknis dan fasilitasi bagi kegiatan kelompok masyarakat.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, dalam kunjungan tersebut, Hj. Hesti Haris menyerahkan bantuan sembako dan Al-Qur’an bagi masyarakat kurang mampu di wilayah Kecamatan Siulak Mukai.
Kegiatan ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk melakukan pemantauan berkala dan evaluasi terhadap capaian indikator gizi, demi melahirkan generasi yang lebih sehat dan cerdas di Provinsi Jambi.
