Portalone.net – Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani, secara resmi membuka program “Ramadhan Ceria 2026” Season 14 yang diselenggarakan oleh Jambi TV di Studio Jambi TV, Selasa (24/2/2026).
Dalam sambutannya, Abdullah Sani menekankan pentingnya wadah strategis seperti ini untuk membentuk karakter generasi muda yang unggul dan berintegritas. Ia berharap para peserta, yang terdiri dari hafiz, hafizah, dan da’i cilik, mampu menjadi agen perubahan bagi Provinsi Jambi.
“Ananda semua adalah generasi Qur’ani yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kokoh secara spiritual dan berakhlakul karimah,” ujar Sani dalam keterangan tertulis, Selasa.
Benteng Moral di Tengah Tantangan Zaman
Sani menilai, di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, keberadaan generasi muda yang mencintai Al-Qur’an dan memahami ajaran agama menjadi sangat krusial. Menurutnya, mereka adalah benteng moral bagi masa depan daerah dan bangsa.
Ia juga mengapresiasi keberanian para da’i cilik yang sudah tampil berdakwah di usia muda.
“Kehadiran para hafiz, hafizah, dan da’i cilik ini menjadi harapan besar. Generasi seperti inilah yang akan menjadi agen perubahan yang membawa keberkahan bagi Provinsi Jambi,” lanjutnya.
Bagian dari Program Unggulan “Pro-Jambi”
Pemerintah Provinsi Jambi, kata Sani, memberikan perhatian khusus pada pengembangan mental dan spiritual melalui program unggulan Pro-Jambi (Program Jaringan Majukan Jambi), khususnya pada pilar Pro-Jambi Agamis.
Program ini dirancang untuk memotivasi peserta didik agar terus menggali ilmu keagamaan sebagai bekal menghadapi perubahan zaman. Hal ini sejalan dengan misi pembangunan provinsi dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).
Sementara itu, Direktur Jambi TV, Mukhtadi Putra Nusa, menjelaskan bahwa Ramadhan Ceria merupakan inisiatif tahunan yang sudah berjalan selama 14 tahun. Program ini sempat terhenti hanya saat pandemi Covid-19 melanda.
“Tujuannya jelas, untuk meningkatkan kualitas SDM di Jambi dan membentuk generasi yang lebih baik. Ini juga menjadi wadah bagi anak-anak untuk menunjukkan bakat dan kreativitas mereka di bulan suci,” kata Mukhtadi.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga memperkuat ketakwaan serta kecintaan masyarakat terhadap ajaran Islam dan nilai-nilai kebangsaan.
