Portalone.net – Lenovo Legion 5i, salah satu unit laptop gaming generasi terbaru, membawa sederet pembaruan yang diklaim dapat meningkatkan pengalaman bermain game. Simak pengujian yang dilakukan CNNIndonesia.com berikut.
Model yang mendarat di meja redaksi dibekali mesin Intel Core i7-14650HX dengan tandem NVIDIA GeForce RTX. Di sisi penyimpanan, laptop ini dibekali RAM 16GB SO-DIMM DDR5-5600 dan storage 512GB SSD M.2 2280 PCIe 4.0×4 NVMe.
Sebelum berangkat ke produk, bagian pertama yang tampak diberikan pembaruan oleh Lenovo adalah segi penamaan. Model Legion generasi ke-9 ini tak lagi membawa nama Slim, dan hanya bernama Legion 5i.
Baca Juga : Apple Resmi Luncurkan iPhone 16 dan 16 Plus dengan AI, Harganya?
Menghilangkan nama Slim, fisik laptop ini masih membawa sebagian besar DNA Legion Slim 5i Gen 8.
Bodi Lenovo Legion
Meski dilabeli laptop gaming, Legion 5i tidak tampak terlalu bulky. Gadget berwarna abu-abu ini hadir dengan dimensi 25.2mm x 359.7mm x 262.3mm.
Bobotnya 2,3 kilogram, cukup berat seperti laptop gaming pada umumnya. Rasanya laptop ini kurang cocok untuk diajak bepergian dengan mobilitas tinggi.
Bagian paling menarik dari fisik laptop ini adalah berpindahnya ventilasi pembuangan udara panas ke bagian belakang.
Pembaruan yang dilabeli Legion ColdFront Hyper ini membuat sederet port konektivitas yang di generasi sebelumnya berada di belakang, kontan beralih ke bagian samping yang bakal lebih memudahkan pengguna.
Ditemani AI
Walaupun dilabeli laptop gaming, Legion 5i tentu harus bisa mengakomodir kebutuhan dasar penggunanya. Maka dari itu, saya menggunakan Legion 5i untuk berbagai aktivitas, mulai mengetik, browsing, mendengarkan lagu, menonton film, hingga meeting virtual.
Semua kebutuhan tersebut dapat diakomodir dengan baik oleh laptop ini. Hanya saja, masalah daya tahan menjadi catatan, karena satu kali pengisian daya tak akan bisa menemani Anda sepanjang hari.
Untungnya, laptop dengan baterai 80Whr ini dibekali fitur Rapid Charge yang membuatnya bisa mengisi daya dengan cepat.
Legion 5i juga sudah dibekali dengan Office Home & Student 2021 untuk mengakomodir kebutuhaan office pengguna.
Khusus untuk aktivitas browsing, sangat kurang rasanya jika tidak melibatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) generatif yang tengah menjadi tren. Legion 5i membawa AI lebih dekat dengan pengguna lewat tombol Copilot Windows.
Tombol ini hadir menggantikan posisi tombol Ctrl di bagian kanan. Namun, tombol tersebut baru berfungsi mengakses Copilot setelah saya melakukan pembauran Windows 23H2.
Copilot sendiri sebetulnya tak sulit diakses karena shortcutnya sudah tersedia secara default, tetapi kehadiran tombol yang dedicated semacam ini membuat pengalaman menggunakan AI terasa lebih mudah.
Pada pengujian performa, Legion 5i menghasilkan skor 21.281 pada pengujian multi core di aplikasi Cinebench R23.
Daya Tahan saat Gaming
Beralih ke pengalaman gaming, Lenovo Legion 5i saya pertemukan dengan Forza Horizon 5 dan GTA V. Legion 5i memberikan gratis 3 bulan PC Game Pass, sehingga saya bisa bermain Forza 5 secara gratis di laptop ini.
Saya langsung melakukan benchmark test pada game mobil balap yang menjual kualitas grafis tersebut. Hasilnya, Legion 5i mendapatkan nilai 89 FPS pada pengaturan grafis extreme.
Ketika bermain, masih dengan pengaturan extreme, Legion 5i bisa menghasilkan 80 hingga 100 fps pada layar 16 inci WQXGA (2560×1600) dan refresh rate 165Hz tersebut.













