Portalone.net, Gadget – Sejak beberapa tahun terakhir, perkembangan teknologi smartphone mengalami lonjakan signifikan, salah satunya melalui hadirnya inovasi layar fleksibel atau smartphone lipat.
Ponsel lipat kini lebih dari sekadar tren; perangkat ini telah memperkenalkan cara baru dalam mengonsumsi media, bekerja, dan berkomunikasi. Merek-merek besar seperti Samsung, Huawei, dan Google turut berlomba memperkenalkan produk dengan layar yang dapat dilipat.
Mari kita lihat lebih dalam tentang bagaimana teknologi ini bekerja, serta dampaknya terhadap pengalaman pengguna.
1. Teknologi di Balik Layar Fleksibel
Layar fleksibel yang digunakan dalam smartphone lipat menggunakan teknologi OLED (Organic Light-Emitting Diode), yang terkenal karena kemampuannya menghasilkan layar tipis, hemat energi, dan dapat dilipat.
Berbeda dari layar konvensional, layar OLED tidak memerlukan pencahayaan belakang, sehingga memungkinkan struktur yang lebih fleksibel.
Teknologi OLED memungkinkan piksel untuk menghasilkan cahaya sendiri, sehingga layar dapat dilipat berulang kali tanpa mengalami kerusakan signifikan.













