JAMBI – Pendidikan adalah salah satu hal paling penting dalam membangun masa depan bangsa. Tapi, pendidikan yang baik tentu tidak terjadi begitu saja. Dibalik semua aturan, kurikulum, dan program pemerintah, ada proses panjang yang disebut formulasi kebijakan pendidikan. Sayangnya, masih banyak orang yang belum tahu bagaimana proses ini berjalan dan seberapa penting perannya bagi sistem pendidikan di Indonesia.
Formulasi kebijakan adalah tahap awal dari pembuatan sebuah kebijakan. Dalam dunia pendidikan, ini adalah proses merancang atau menyusun aturan-aturan yang nanti akan diterapkan di sekolah, madrasah, kampus, dan lembaga pendidikan lainnya.
Contohnya, ketika pemerintah membuat kebijakan “Merdeka Belajar”, itu bukan ide yang muncul dalam semalam. Ada proses panjang mulai dari mengumpulkan data, melihat permasalahan di lapangan, mendengarkan masukan dari guru, siswa, orang tua, hingga para ahli, lalu merumuskan solusi terbaik. Semua itu disebut sebagai proses formulasi.
Menurut buku “Pengantar Kebijakan Publik” oleh Budi Winarno (2012), formulasi kebijakan mencakup tiga hal: mengenali masalah, mencari berbagai solusi, lalu memilih solusi terbaik yang bisa diterapkan. Formulasi kebijakan pendidikan di Indonesia biasanya dilakukan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek).







