“Saat ini kami masih dalam tahap perakitan. Struktur jembatan bailey sudah 80 persen rampung. Selanjutnya, kami akan memasang lantai jembatan sebelum melakukan uji coba,” ungkap Ibnu.
Ibnu mengakui bahwa salah satu tantangan utama dalam proses ini adalah kondisi cuaca yang kerap hujan, menyebabkan beberapa pekerjaan harus ditunda. Namun, timnya tetap berupaya menuntaskan pekerjaan sesuai target.
“Kami masih menunggu kedatangan crane hari ini untuk memindahkan rangka jembatan ke posisinya. Jika semua berjalan lancar, setelah pemasangan lantai, jembatan akan segera diuji coba sebelum dibuka untuk umum,” tambahnya.
Pemerintah berharap penyelesaian jembatan bailey ini dapat memberikan solusi sementara sebelum pembangunan jembatan permanen oleh pemerintah pusat. BPJN berkomitmen mempercepat pekerjaan agar masyarakat dapat segera merasakan manfaatnya.
“Jika Pak Gubernur menargetkan hari Minggu selesai, maka kami optimistis dapat menepati target tersebut,” tutup Ibnu. Dengan rampungnya jembatan ini, diharapkan arus mudik dan distribusi logistik dapat kembali normal tanpa hambatan berarti. (one)













