Portalone.net – Puluhan ibu-ibu dari Desa Kasang Lopak Alai, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi, menggelar protes terhadap aktivitas pengeboran minyak yang dilakukan oleh Pertamina. Mereka mengeluhkan keretakan pada dinding rumah mereka akibat getaran dari pengeboran tersebut.
Lokasi kegiatan Pertamina jaraknya tak sampai 15 meter dari rumah warga, sehingga gangguan pertambangan minyak dan gas tersebut telah melebihi batas toleransi warga.
Pertamina beroperasi sejak tahun 2023 hingga sekarang, aktivitasnya berada di banyak titik, hampir mengelilingi desa. Warga sebenarnya sudah menunggu iktikad baik dari pihak Pertamina. Namun, sudah hampir dua tahun, tak kunjung mendapat respons dari perusahaan.
Menurut data yang dihimpun warga saat demo itu, ada sekitar 42 rumah yang mengalami keretakan akibat getaran dari alat pengeboran minyak. Rinciannya, 20 rumah di RT 01 dan 22 rumah di RT 03 atau Perumahan Al Kautsar.
Dalam aksi tersebut, warga membawa spanduk yang berisi tuntutan agar Pertamina memberikan ganti rugi atas kerusakan rumah mereka. Mereka juga meminta agar aktivitas pengeboran dihentikan sementara hingga masalah ini diselesaikan.







