Tagar #KaburAjaDulu Viral, Generasi Muda Sindir Pemerintah?

Tren #KaburAjaDulu Disebut Jadi Simbol Kekecewaan Anak Muda. (Freepik)

Portalone.net – Belakangan ini, jagat media sosial di Indonesia diramaikan oleh tren tagar #KaburAjaDulu. Ungkapan ini mencerminkan keresahan anak muda terhadap kondisi sosial, politik, dan ekonomi di tanah air.

Banyak yang menilai, tagar ini bukan sekadar tren, melainkan bentuk kritik tajam terhadap pemerintah yang dinilai kurang hadir dalam menangani berbagai persoalan generasi muda.

Bacaan Lainnya

Fenomena ini semakin menguat ketika muncul perdebatan mengenai nasionalisme di kalangan anak muda. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menilai, mereka yang menggaungkan #KaburAjaDulu patut dipertanyakan rasa nasionalismenya.

Namun, di sisi lain, akademisi melihat tren ini sebagai bentuk kesadaran kritis generasi muda dalam menyuarakan ketidakpuasan mereka.

Sindiran Kritis atau Kurang Nasionalis?

Dosen Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan Fisipol UGM, Dr. Hempri Suyatna, menyebut tren #KaburAjaDulu merupakan bentuk sindiran generasi muda terhadap situasi sosial politik yang dirasa kurang menguntungkan.

Baca Juga:  BEM SI Gelar Demo di Depan Istana Tolak Kenaikan PPN 12 Persen

Banyak dari mereka merasa bahwa negara tidak cukup hadir dalam memberikan solusi atas berbagai permasalahan, mulai dari ketidakpastian ekonomi, keterbatasan lapangan pekerjaan, hingga ketimpangan akses pendidikan.

“Dalam konteks pengetahuan, misalnya, ada kekhawatiran bahwa efisiensi anggaran akan menyebabkan masa depan pendidikan terancam.

Catatan Penting: Tulisan ini dilindungi oleh hak cipta. Dilarang keras mengambil, menyalin, atau menyebarluaskan isi tulisan tanpa persetujuan tertulis dari media atau penulis.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *