Sebagai badan investasi nasional, Danantara memiliki tujuan besar dalam meningkatkan perekonomian dan menciptakan lapangan kerja di Indonesia. Rosan menekankan bahwa investasi yang dilakukan harus memiliki nilai tambah dan daya saing yang kuat.
“Fokus utama kami ada pada hilirisasi, energi baru dan terbarukan, serta sektor strategis seperti data center. Yang paling penting, investasi ini harus memberikan dampak positif bagi masa depan bangsa, terutama untuk anak cucu kita,” jelasnya.
Untuk mencapai target tersebut, Danantara menggandeng tim headhunter serta penasihat dari dalam dan luar negeri guna memastikan investasi dilakukan secara tepat sasaran dan berkelanjutan.
Dengan masuknya Jokowi dan SBY ke jajaran Dewan Pengarah, diharapkan pengalaman keduanya dalam memimpin Indonesia bisa memberikan kontribusi besar dalam merancang strategi investasi yang berdampak luas bagi pertumbuhan ekonomi nasional. (one)







