Harga Emas Antam di Pegadaian Terkoreksi, Pasar Global Masih Berada di Bawah Tekanan

Harga emas antam mengalami penurunan Jumat, (17/7/2026). (Dok)

Portalone.net – Tren pelemahan menyelimuti harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) yang dijual di gerai Pegadaian pada perdagangan Jumat (17/7/2026). Pergerakan harga emas hari ini terpantau berbalik turun dibandingkan dengan sesi perdagangan sebelumnya.

Berdasarkan data terkini dari Galeri 24 Pegadaian, harga emas Antam ukuran 1 gram dipatok sebesar Rp 2.739.000, mengalami koreksi sebesar Rp 2.000 dari posisi sebelumnya di angka Rp 2.741.000. Sejalan dengan harga jual, harga buyback atau harga beli kembali emas Antam juga ikut melemah sebesar Rp 5.000 menjadi Rp 2.433.000 per gram.

Penurunan harga terjadi secara proporsional pada berbagai denominasi. Sebagai contoh, untuk ukuran menengah seperti 5 gram, harga kini berada di level Rp 13.458.000, turun Rp 10.000, dengan nilai buyback sebesar Rp 12.168.000.

Di kancah internasional, harga emas dunia terpantau berada di level 3.994,05 dollar AS per ons hingga Jumat pukul 08.21 WIB. Logam mulia ini masih kesulitan menembus batas psikologis 4.000 dollar AS per ons, dengan proyeksi pelemahan lebih dari 3 persen sepanjang pekan ini.

Analis menilai, pergerakan harga emas saat ini sangat dipengaruhi oleh eskalasi ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Konflik bersenjata antara Amerika Serikat dan Iran telah mendorong lonjakan harga minyak mentah, yang memicu kembali kekhawatiran pasar terhadap ancaman inflasi serta prospek suku bunga yang tetap tinggi.

Ketidakpastian kebijakan moneter juga menambah beban bagi emas. Meski data inflasi Amerika Serikat terbaru menunjukkan sinyal positif yang mengecilkan peluang kenaikan suku bunga The Fed pada Juli, pernyataan Ketua The Fed, Kevin Warsh, yang menegaskan komitmen pada stabilitas harga tetap menjadi perhatian utama pelaku pasar.

Ketidakpastian mengenai arah suku bunga pada pertemuan September mendatang membuat emas yang dikenal sebagai aset tidak memberikan imbal hasil (non-yielding asset) masih menghadapi tekanan jual yang cukup signifikan.

Share WhatsApp
×

Apresiasi Spesial

Dukungan Anda sangat berarti bagi kami. Terima kasih telah mengapresiasi kerja keras jurnalis Portalone.net dalam menyajikan berita yang aktual, berimbang, dan terpercaya.

Pilih Nominal:

Catatan Penting: Tulisan ini dilindungi oleh hak cipta. Dilarang keras mengambil, menyalin, atau menyebarluaskan isi tulisan tanpa persetujuan tertulis dari media atau penulis.

Komentar (0)

Mari berdiskusi dengan sehat. Hindari kata-kata kasar dan provokasi.

💡 Info: Anda akan diminta untuk registrasi/login singkat saat mengirim komentar. Sesi Anda akan otomatis tersimpan untuk kemudahan berkomentar ke depannya.

😀 😂 😍 🙏 👍 🔥 🎉 😢

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Registrasi Diperlukan

Silahkan daftar untuk bergabung dalam diskusi.

Sudah punya akun? Login di sini

Tinggalkan Balasan