Portalone.net – Harga Bitcoin melemah dalam perdagangan pada Senin, 2 Februari 2026, dan menyentuh level terendah dalam 10 bulan di tengah gejolak pasar keuangan global. Pelemahan ini terjadi setelah aksi jual besar-besaran di aset digital sepanjang akhir pekan, ketika pasar menunjukkan kerentanan seiring fluktuasi pasar ekuitas dunia.
Data perdagangan mencatat, Bitcoin sempat turun hingga 2,5% ke level US$74.541 (setara Rp1,25 miliar). Angka tersebut hanya sedikit di atas titik terendah sejak Donald Trump kembali menjabat sebagai presiden lebih dari setahun lalu, yakni US$74.425 pada 7 April. Hingga siang hari di Singapura, Bitcoin masih bergerak di bawah US$76.000.
Tekanan pada aset kripto terbesar di dunia itu juga tercermin dari kinerjanya sepanjang Januari. Bitcoin kehilangan hampir 11% pada bulan lalu, menandai penurunan bulanan keempat berturut-turut menjadi rentang penurunan terpanjang sejak 2018, saat krisis yang mengikuti ledakan penawaran koin perdana (ICO) pada 2017.







