Emas Cetak Rekor Jelang Tutup 2025, Bank Besar Ramal Tembus US$5.000 di 2026

Emas Batangan Menguat Jelang Pergantian Tahun, Investor Kembali ke Safe Haven.

Portalone.net – Harga emas dunia menutup jelang pergantian tahun dengan rekor baru, didorong ekspektasi lanjutan pemangkasan suku bunga AS, pembelian bank sentral, serta meningkatnya permintaan aset “safe haven” di tengah tensi geopolitik dan perdagangan. Pada Senin (22/12), spot gold sempat menyentuh rekor sekitar US$4.383,73 per troy ounce sebelum bertahan di kisaran rekor harian.

Kenaikan tajam sepanjang 2025 membuat pasar memasuki fase yang tidak biasa: di satu sisi, reli besar biasanya memancing kekhawatiran koreksi; di sisi lain, sejumlah bank investasi menilai “lantai” harga emas kini lebih tinggi karena pembeli struktural terutama bank sentral tetap aktif. Reuters melaporkan analis di J.P. Morgan, Bank of America, dan Metals Focus melihat peluang emas menuju US$5.000/oz pada 2026, meski laju reli diperkirakan melambat dibanding 2025.

Bacaan Lainnya
Baca Juga:  Harga Emas Pegadaian Turun, Galeri24 1 Gram Rp3,171 Juta

Akhir 2025: rekor, lalu pasar menakar “harga wajar” baru

Memasuki pekan terakhir 2025, fokus pelaku pasar bergeser dari pertanyaan “seberapa tinggi” menjadi “seberapa kuat bertahan”. World Gold Council (WGC) menilai harga emas pada 2026 “bisa rangebound” bila kondisi makro mengikuti konsensus, namun tetap berpotensi mengejutkan seperti 2025.

Dalam kerangka skenario makro WGC, rentang performa emas 2026 digambarkan mulai dari sekitar -5% sampai +5% (konsensus), +5% sampai +15% (perlambatan ringan), +15% sampai +30% (guncangan/risiko membesar), hingga -5% sampai -20% (skenario reflasi/risk-on yang menekan emas)—bukan angka “target” pasti, melainkan ilustrasi hasil skenario.

Dengan kata lain, penutupan akhir 2025 sangat mungkin tetap ditopang oleh sentimen suku bunga dan risiko global, tetapi “angka penutup tahun” akan sangat sensitif pada rilis data AS dan perubahan headline geopolitik dalam beberapa hari terakhir Desember.

Awal 2026: proyeksi bank besar mengarah bullish, tapi volatilitas naik

Beberapa proyeksi institusi besar untuk 2026 menempatkan emas tetap kuat:

Catatan Penting: Tulisan ini dilindungi oleh hak cipta. Dilarang keras mengambil, menyalin, atau menyebarluaskan isi tulisan tanpa persetujuan tertulis dari media atau penulis.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *