Portalone.net – Cristiano Ronaldo membuktikan kelasnya sebagai legenda hidup yang belum habis. Di usianya yang ke-41, sang kapten tampil sebagai inspirator kemenangan dramatis Portugal atas Kroasia dengan skor 2-1 dalam laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Toronto, Jumat (3/7).
Kemenangan ini memastikan langkah Selecao das Quinas ke babak 16 besar, sekaligus mencatatkan sejarah personal bagi Ronaldo.
Laga sempat berjalan buntu bagi Portugal setelah Kroasia unggul lebih dulu melalui sontekan Ivan Perisic di menit ke-53. Namun, mentalitas juara Portugal keluar saat situasi tertekan.
Ronaldo menjadi pemantik kebangkitan tim. Pada menit ke-68, ia dengan tenang menjalankan tugasnya sebagai eksekutor penalti, mengubah skor menjadi 1-1. Gol ini bukan sekadar penyama kedudukan, ini adalah gol perdana Ronaldo di fase gugur Piala Dunia sepanjang kariernya sebuah penantian panjang yang akhirnya tuntas setelah berbagai kegagalan di edisi 2006 hingga 2022.
Drama memuncak saat laga seolah akan berlanjut ke babak tambahan. Striker pengganti, Goncalo Ramos, muncul sebagai pahlawan di detik-detik akhir melalui gol kemenangan pada menit 90+4. Kroasia sempat memberikan respons instan lewat Josko Gvardiol, namun gol tersebut dianulir wasit akibat jebakan offside.
Atas kontribusinya sepanjang 90 menit, FIFA menobatkan Cristiano Ronaldo sebagai Player of the Match.
Dikutip dari Flashscore, meski tak lagi muda, Ronaldo tetap menjadi ancaman konstan. Sepanjang laga, ia melepaskan dua tembakan, satu di antaranya tepat sasaran yang berbuah gol dengan nilai expected goals (xG) sebesar 0,82. Tak hanya tajam di lini depan, sang ikon Al Nassr ini juga mencatatkan akurasi operan impresif sebesar 86 persen, membuktikan bahwa ia masih menjadi pusat gravitasi permainan Portugal.
Gol ke gawang Kroasia ini menjadi jawaban atas kritik yang selama ini membayangi perjalanan karier Ronaldo di panggung Piala Dunia. Setelah gagal mencatatkan nama di papan skor dalam laga-laga krusial fase gugur sebelumnya mulai dari edisi 2006 melawan Belanda dan Inggris, hingga kekalahan menyakitkan dari Maroko pada 2022 Ronaldo akhirnya memecahkan “kutukan” tersebut dengan cara yang paling elegan.
Dengan tiket 16 besar di tangan, Portugal kini bersiap menatap babak selanjutnya, dengan sang kapten yang sekali lagi membuktikan bahwa umur hanyalah sekadar angka.
