Bom Bunuh Diri Guncang Masjid Syiah di Islamabad: 32 Tewas, ISIS Klaim Bertanggung Jawab

Ilustrasi Bom Bunuh Diri Guncang Masjid Syiah di Islamabad. (Foto: Design Portalone.net / AI)

Portalone.net, ISLAMABAD – Sebuah serangan bom bunuh diri yang mengerikan melanda sebuah masjid Muslim Syiah di ibu kota Pakistan, Islamabad, pada Jumat, 6 Februari 2026. Insiden tersebut terjadi tepat saat salat Jumat berlangsung, waktu di mana masjid mencapai puncak keramaiannya.

Otoritas setempat melaporkan bahwa hingga Sabtu, 7 Februari 2026, jumlah korban tewas telah mencapai 32 orang dengan lebih dari 160 lainnya mengalami luka-luka.

Ledakan terjadi di tengah kekhusyukan ibadah sekitar waktu salat Jumat. Saksi mata melaporkan bahwa pelaku sempat melepaskan tembakan sebelum memicu bahan peledak di dalam aula utama.

Kondisi Masjid: Diperkirakan terdapat lebih dari 400 jemaah di dalam aula saat ledakan terjadi.

Syed Ameer Hussain Shah (47),

Seorang jemaah, Syed Ameer Hussain Shah (47), menceritakan detik-detik mencekam tersebut:

“Kami baru saja memulai salat ketika mendengar suara tembakan, diikuti oleh ledakan dahsyat. Aula masjid saat itu penuh sesak.”

Kelompok ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan ini melalui saluran Telegram mereka. Menanggapi hal tersebut, aparat keamanan bergerak cepat dan mengumumkan “terobosan besar” pada Sabtu sore:

Penangkapan Otak Serangan: Seorang operatif ISIS asal Afghanistan yang diduga sebagai dalang serangan berhasil diringkus.

Operasi Lanjutan: Empat orang yang diduga sebagai fasilitator ditangkap dalam penggerebekan di barat laut Pakistan. Dalam operasi ini, satu anggota polisi dilaporkan gugur.

Koneksi Lintas Batas: Pihak keamanan menduga perencanaan dan pelatihan serangan ini dilakukan di wilayah Afghanistan.

Pemakaman Massal dan Reaksi Dunia
Pada Sabtu, 7 Februari, ribuan pelayat menghadiri pemakaman massal para korban di bawah pengawalan ketat aparat kepolisian. Presiden Pakistan, Asif Ali Zardari, menyebut penargetan warga sipil yang sedang beribadah sebagai “kejahatan terhadap kemanusiaan.”

Kedutaan Besar AS di Islamabad dan Kementerian Luar Negeri Afghanistan juga mengeluarkan pernyataan resmi yang mengutuk keras serangan tersebut, menekankan bahwa tempat ibadah harus menjadi ruang yang aman bagi siapa pun. (Chnz)

Share WhatsApp
×

Apresiasi Spesial

Dukungan Anda sangat berarti bagi kami. Terima kasih telah mengapresiasi kerja keras jurnalis Portalone.net dalam menyajikan berita yang aktual, berimbang, dan terpercaya.

Pilih Nominal:

Catatan Penting: Tulisan ini dilindungi oleh hak cipta. Dilarang keras mengambil, menyalin, atau menyebarluaskan isi tulisan tanpa persetujuan tertulis dari media atau penulis.

Komentar (0)

Mari berdiskusi dengan sehat. Hindari kata-kata kasar dan provokasi.

💡 Info: Anda akan diminta untuk registrasi/login singkat saat mengirim komentar. Sesi Anda akan otomatis tersimpan untuk kemudahan berkomentar ke depannya.

😀 😂 😍 🙏 👍 🔥 🎉 😢

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Registrasi Diperlukan

Silahkan daftar untuk bergabung dalam diskusi.

Sudah punya akun? Login di sini