Portalone.net – Pelatih Tim Nasional Vietnam, Kim Sang Sik, melontarkan pandangan menarik jelang babak penentuan turnamen FIFA ASEAN Cup 2026. Juru taktik asal Korea Selatan itu secara terbuka menyebut kemenangan telak Timnas Indonesia atas Bangladesh sebagai sebuah laga yang “tidak wajar”.
Pernyataan tersebut disampaikan Kim setelah menyaksikan duel sarat drama antara Indonesia dan Bangladesh yang berakhir dengan skor mencolok 9-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Kamis (1/10) lalu. Pertandingan tersebut tidak hanya diwarnai hujan gol, tetapi juga sempat diwarnai ketegangan di lapangan.
“Ya, saya menonton pertandingan itu dan melihat juga ada semacam perkelahian. Tentu hal-hal seperti ini tidak biasa dalam sepak bola,” ujar Kim di SUGBK, Jumat (2/10).
“Maksud saya, mereka mencetak banyak gol dan saya tidak menyangka itu terjadi. Namun, karena hal-hal tak terduga seperti itulah sepak bola menjadi sangat menyenangkan untuk ditonton,” imbuhnya.
Vietnam sendiri memastikan tempat di babak perebutan peringkat ketiga setelah mengemas kemenangan meyakinkan 4-2 atas Pakistan pada laga pamungkas Grup B. Tambahan tiga poin membuat The Golden Star mengoleksi total enam poin dari dua kemenangan.
Kendati mengantongi poin setara dengan Thailand, Vietnam harus puas finis sebagai runner-up grup akibat kalah rekor head-to-head, setelah sebelumnya takluk di tangan Filipina. Meski demikian, Kim tetap mengapresiasi kerja keras anak asuhnya serta dukungan masif dari suporter.
“Saya tetap ingin berterima kasih kepada para pemain atas perjuangan dan kemenangan ini. Begitu juga apresiasi mendalam bagi suporter yang datang langsung ke stadion maupun yang menyaksikan dari layar kaca,” tutur pelatih berusia paruh baya tersebut.
Rangkaian laga penutup FIFA ASEAN Cup 2026 akan dipusatkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, pada Senin (5/10):
-
Perebutan Tempat Ketiga: Vietnam vs Malaysia – Pukul 16:00 WIB
-
Partai Final: Indonesia vs Thailand – Pukul 20:00 WIB
Menatap laga pamungkas kontra Malaysia, Kim Sang Sik menegaskan bahwa fokus utama timnya saat ini adalah bangkit dan mengamankan predikat peringkat ketiga turnamen sebagai pelipur lara.
