Selain itu, Al Haris membuka peluang bantuan pemerintah daerah bagi atlet yang belum memiliki pekerjaan, disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi masing-masing.
“Kalau bisa dibantu, ya kita bantu. Itu wajar. Anak-anak Jambi ini punya prestasi,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Provinsi Jambi Mat Sanusi menyampaikan, program umroh tersebut merupakan tindak lanjut dari komitmen yang pernah disampaikan Al Haris saat pelepasan kontingen PON Aceh–Sumut. Sanusi menyebut pemberangkatan itu menggunakan dana pribadi Gubernur.
“Beliau pernah menyampaikan akan memberikan bonus umroh kepada orang tua atlet peraih emas. Alhamdulillah, hari ini ditindaklanjuti. Bahkan ini menggunakan dana pribadi beliau,” kata Sanusi.
Sanusi juga meminta atlet dan orang tua tidak khawatir terhadap masa depan atlet, sekaligus menegaskan agar tidak ada atlet Jambi yang berpindah membela daerah lain.
Tercatat ada tujuh atlet Jambi peraih medali emas pada PON Aceh–Sumut 2024 yang orang tuanya akan diberangkatkan umroh, yakni Muhammad Ripqy Ramadha, Juliana Klarisa, Mutiara Rahma Putri, Topan Satria, Aprilian Anggara, M. Angger Dharmawan, dan M. Angger Setiawan.







